Dari Cumplung Meraup Untung, Kreativitas Suyanto Warga Wonorejo Bantul

Bahan baku semua alami, tidak menggunakan pengawet atau pewarna.

Dari Cumplung Meraup Untung, Kreativitas Suyanto Warga Wonorejo Bantul
Suyanto menunjukkan berbagai produk kerajinan cumplung. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Suyanto (54) warga Wonorejo Bantul itu tangannya terlihat lincah mengukir cumplung kelapa menjadi beragam bentuk kerajinan. Berkat kreativitasnya mengolah cumplung itulah Suyanto meraup untung.

Saat ditemui awak media di rumahnya Kalurahan Gadingsari Sanden pada acara Dinamika Pembangunan gelaran Dinas Kominfo Bantul, Kamis (10/10/2024), Suyanto mengatakan dirinya memulai usaha kerajinan cumplung kelapa pada tahun 2007.

"Saya dulu awalnya kerja di pabrik ban, tahun 2000-an keluar dari pekerjaan. Lalu saya otodidak belajar membuat kerajinan ini dan 2007 berani menjual," kata Suyanto yang memberi label produknya, Yan's Handicraft.

Harga yang dibanderol mulai gantungan kunci Rp 3 ribu sampai Rp 5 ribu per item, lalu hiasan cumplung utuh dibuat karakter seperti burung, monyet dan karakter boneka mulai Rp 12 ribu sampai Rp 15 ribu. Dan untuk celengan harganya Rp 20 ribu.

Produk kerajinan cumplung Yan's Handycraft Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

Mengenai pemasarannya, Suyanto sudah bekerja sama dengan beberapa toko kerajinan dan oleh-oleh di kawasan wisata di DIY serta kawasan Malioboro. Selain itu, juga dijual ke Jawa Timur dan Bali.

Pengerjaan produk dilakukan saat ramai pesanan pada libur sekolah, menjelang hari raya ataupun tahun baru. Dia bisa merekrut delapan tenaga kerja yang merupakan tetangganya sendiri. "Tapi kalau musim sepi, ya produksi dilakukan satu sampai dua tenaga kerja," katanya.

Dalam satu hari setiap pekerja bisa membuat sekitar 50 item kerajinan berbagai jenis. Mereka menggunakan alat tatah, pisau, gergaji, cutter dan solder.

Bahan baku semua alami tidak menggunakan pengawet atau pewarna. Yang terpenting kondisi cumplung kering maka hasilnya awet. "Alhamdulillah dari kerajinan ini saya bisa mendapat rezeki dan bisa menyekolahkan kedua anak saya," katanya. (*)