Rabu, 21 Okt 2020,


-tingkatkan-gizi-pada-masa-pandemi-isi-piring-edukasi-guru-paudEdukasi Isi Piring kepada guru PAUD di Sleman secara daring, Sabtu (10/10/2020). (istimewa)


--

Tingkatkan Gizi Pada Masa Pandemi, Isi Piring Edukasi Guru PAUD


SHARE

KORANBERNAS.ID,SLEMAN -- Masalah gizi pada anak di Indonesia masih menjadi tantangan, salah satunya karena konsumsi pangan belum memenuhi gizi seimbang. Untuk menerapkan pesan gizi seimbang dalam penyajian makanan sekali makan, Danone Indonesia berkomitmen membantu mensosialisasikan dan mengedukasi masyarakat Indonesia terkait panduan ‘Isi Piringku’ sebagai acuan penyajian porsi sekali makan.

Karenanya Danone Indonesia dan mitra Resourceful Parenting Indonesia (RPI) melakukan edukasi gizi ‘Isi Piringku’ kepada guru di 400 PAUD secara daring, Sabtu (10/10/2020). Kegiatan ini memfokuskan kepada pelatihan dan pendampingan bagi guru PAUD formal dan non formal. Guru PAUD dibekali berbagai ketrampilan dan pengetahuan yang memadai baik itu tentang gizi seimbang, PHBS. Selainitu pengelolaan sampah, pola asuh, dan juga cara menggali berbagai potensi yang ada di masing-masing rumah siswa.


Baca Lainnya :

“Guru juga diberi pelatiha bersama-sama dengan orang tua membuat kurikulum Pelajaran Jarak Jauh yang bisa diaplikasikan dan menyenangkan untuk siswa,” ungkap Karyanto Wibowo, Sustainable Development Director Danone Indonesia dalam keterangan tertulis kepada koranbernas.id, Minggu (11/10/2020).

Dengan visi “One Planet One Health”, Danone berkomitmen untuk turut serta dalam menciptakan masyarakat  dan bumi dan sehat. Salah satu kontribusi nyata dari Danone Indonesia adalah membantu pemerintah dalam mensosialiasikan panduan ‘Isi Piringku’ agar masyarakat Indonesia semakin paham dan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari sehari.


Baca Lainnya :

Edukasi ini penting karena Pandemi COVID-19 memengaruhi banyak sektor kehidupan masyarakat, tak terkecuali sektor pendidikan. Diharapkan pada masa ini para orang tua tetap bisa memberikan pemenuhan gizi seimbang kepada anak agar daya tahan tubuh dan tumbuh kembang optimal. Bila asupan gizi pada anak tidak optimal, bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan pada anak menjadi lebih pendek dari anak normal seusianya dan memiliki keterlambatan dalam berpikir.

Kegiatan ini juga menghadirkan berbagai ahli dan organisasi terkait, seperti, Bunda PAUD Kabupaten Sleman, Kustini Sri Purnomo, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, Drs. Ery Widaryana M.M, serta organisasi Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi), Forum PAUD, dan Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Sleman.

Kemitraan yang dilaksanakan sejak 2017 sampai 2019 dengan RPI, telah menyasar  480 PAUD di berbagai daerah. Meliputi Delanggu, Klaten Utara di Jawa Tengah, Kulonprogo, Yogyakarta, Bantul di Daerah Yogyakarta, dan juga 5 RPTRA DKI Jakarta, meliputi Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Pusat.

Sebelumnya, Danone Indonesia telah menyusun dan memproduksi buku edukasi “Isi Piringku”. Buku ini merupakan pedoman edukasi yang dapat digunakan oleh guru-guru PAUD untuk edukasi makan dan minum sekali saji untuk anak usia 4-6 tahun pada tahun 2017  bekerjasama dengan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) – IPB. Porsi Isi Piringku terdiri makanan pokok yakni sumber kabohidrat dengan porsi 2/3 dari 1/2 piring.

Lalu dilengkapi dengan lauk pauk dengan porsi 1/3 dari 1/2 piring. Untuk setengah piring lainnya diisi dengan proporsi sayur-sayuran dengan porsi 2/3 dan buah-buahan dengan porsi 1/3. Panduan makan sehat tersebut tidak hanya membuat kenyang, tetapi juga memastikan tubuh sehat dan cukup gizi.

Sementara Kustini Sri Purnomo memaparkan pelatihan edukasi Isi Piringku untuk Anak 4-6 Tahun untuk Guru PAUD Formal maupun Non Formal ini sangat penting. Sebab melalui edukasi, para guru akan meningkat kompetensinya, dan pengetahuannya terhadap masalah gizi seimbang, sehingga diharapkan mampu mengubah perilaku pola makan anak usia 4 – 6 th sehingga mempunyai Pola Makan Gizi Seimbang, dan Pola Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS).  

“Kegiatan seperti ini adalah contoh nyata dukungan pihak swasta terhadap program pemerintah untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat,” jelasnya.(*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini