Minggu, 18 Apr 2021,


warga-bersemangat-melakukan-swadayaWarga mengerjakan sasaran tambahan dalam proyek padat karya pembuatan talud di Dusun Selo RT 06, Desa Siomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul, Sabtu (5/12/2020) siang. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Warga Bersemangat Melakukan Swadaya
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bantul
SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Proyek padat  karya yang dibiayai dengan APBD Bantul tahun 2020 ada 171 titik dengan anggaran Rp 100 juta untuk masing-masing titik. Dalam pelaksanaannya, banyak yang kemudian ada pengembangan atau sasaran tambahan karena ada swadaya dari masyarakat. Sehingga volume pembangunan juga  bertambah di luar bangunan utama yang telah ditentukan oleh dinas. Seperti pembangunan talud  di Dusun Selo RT 06, Desa Sidomulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Bantul.


Dari gambar proyek 156,31 meter, saat ini sudah ada pengembangan  sisi barat 25 meter seperti saat koranbernas.id ke lokasi, Sabtu (5/12/2020). Dengan dipimpin ketua kelompok, Sumardi, warga terlihat melakukan pembangunan talud tambahan dan bisa semakin panjang dari yang saat ini sudah ada.


“Jadi ini sudah pengembangan. Untuk talud utama yang sesuai gambar, sudah selesai,” katanya.

Sementara anggota kelompok, Sumanto, mengatakan warga bersemangat untuk membangun wilayah. Mereka juga berswadaya untuk bisa mengembangan proyek talud dari Disnaker Bantul.


“Kami swadaya agar bisa mengembangkan proyek yang ada dan bertambah panjang,” katanya.


Warga lainya mengatakan, mereka mengerjakan padat karya bukan hanya material yang swadaya untuk pengembangan, namun warga juga mengerjakan proyek di luar hari yang telah dijadwalkan, yakni 20 November hingga 11 Desember. Sebab sejak tanggal 14 November mereka sudah bekerja seperti pembersihan pohon calon lokasi talud hingga menggali tanah untuk pondasi talud. Karena mereka menyadari sejatinya segala proyek yang dibangun untuk kepentingan bersama.


Secara terpisah, Kepala  Seksi Perluasan Kesempatan Kerja Disnaker Bantul, Rumiyati S.H M.Hum, mengatakan memang program padat karya selain untuk pembangunan infrastruktur juga memberi kesempatan kerja bagi masyarakat. Serta memantik swadaya.

“Jadi kami sangat senang ketika masyarakat bersemangat dan kemudian melakukan swadaya,” katanya.

Menurut Rumiyati, pengembangan diijinkan sepanjang bangunan utama yang ada dalam gambar dari Disnaker sudah selesai dikerjakan dan sesuai spek. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini