Selasa, 21 Sep 2021,


tiga-bulan-tidak-ada-pengunjung-perilaku-satwa-gl-zoo-yogyakarta-berubahPerawat satwa melatih burung di show aves GL Zoo. (istimewa)


sholihul
Tiga Bulan Tidak Ada Pengunjung Perilaku Satwa GL Zoo Yogyakarta Berubah

SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Meskipun lama tutup akibat pandemi virus Corona atau Covid-19, satwa koleksi obyek wisata Gembira Loka Zoo (GL Zoo) Yogyakarta tetap dilatih, baik di pertunjukan Presentasi Edukasi Satwa (PES) Aves maupun pentas PES Mamalia.


Kegiatan melatih satwa itu paling tidak dilakukan sekali sehari. Ini dimaksudkan agar hewan yang sudah terlatih menghibur pengunjung itu tidak lupa dengan gerakan-gerakan yang dilatihnya.

  • Terpuruk Akibat Corona, Pariwisata DIY Butuh Brand Baru
  • Sekolah Swasta Terancam Kolaps, Jika Pandemi Tak Segera Berakhir

  • “Setelah lama tutup tidak berinteraksi dengan pengunjung, kadang burung-burung di PES Aves ini tampak seperti terkejut dan takut dengan orang lain. Maka perlu terapi dengan cara melatih secara rutin,” kata Doni Feriyanto, seorang perawat burung di PES Aves GL Zoo, Jumat (12/6/2020).

    Di atraksi burung itu berbagai jenis aves paruh panjang setiap hari dilatihnya, seperti burung kangkareng, kakatua, elang laut dan elang bondol.

  • Empat Anggota DPD RI DIY Angkat Bicara Soal Tatanan Baru, Ini Rekomendasinya
  • Jelang Hari Bhayangkara Ke-74, Polres Kebumen Bantu Beras untuk Warga

  • Demikian pula di pentas PES Mamalia, bermacam satwa terampil seperti orangutan, lingsang, kucing air dan barisan marmot dilatih pula beraksi.

    Bahkan gajah koleksi di kebun binatang ini secara berkala diajak jalan-jalan oleh mahout atau pawangnya mengelilingi danau buatan Mayang Tirta.

    Perilaku berubah

    Untuk mencegah penyebaran Covid-19, GL Zoo tutup sementara dari kunjungan wisatawan sejak akhir Maret silam. Selama hampir tiga bulan tidak ditonton pengunjung, beberapa jenis satwa koleksi kebun binatang itu tampak berubah perilakunya.

    Harimau Sumatra saat sepi pengunjung kali ini lebih menunjukkan eksistensinya seperti di habitat aslinya. Sedangkan lutung Jawa yang tampak lucu-lucu itu hanya memperhatikan dan mengawasi saat ada orang melintas di dekat kandangnya.

    Kabid Perawatan Satwa GL Zoo, Miftah Nur Khasan menambahkan, pada 3 Juni lalu watusi atau sapi merah bertanduk koleksi GL Zoo melahirkan anak berkelamin betina. "Anak watusi itu sekarang kami pisahkan dengan induk pejantannya supaya aman," kata Miftah. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini