Terkena Efisiensi Anggaran, Pembangunan Jalan Tulung-Cokro Klaten Hanya Satu Kilometer

Jalan Tulung-Cokro merupakan jalan kabupaten yang kondisinya sangat memprihatinkan karena rusak berat. 

Terkena Efisiensi Anggaran, Pembangunan Jalan Tulung-Cokro Klaten Hanya Satu Kilometer
Kondisi jalan Tulung-Cokro yang rusak berat. Tahun ini Pemkab Klaten akan membangun jalan itu dengan konstruksi beton sepanjang 1 km dari rencana awal 3 km. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten akan membangun jalan Tulung-Cokro dengan konstruksi cor beton tahun ini. Namun, pembangunan hanya akan dilaksanakan sepanjang 1 kilometer karena keterbatasan anggaran.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Suryanto, mengatakan jalan Tulung-Cokro sepanjang 3 kilometer. "Anggaran awal yang dibutuhkan untuk membangun jalan tersebut dengan konstruksi beton Rp 14 miliar," ujarnya.

Namun, karena terkena efisiensi anggaran dan untuk pembangunan jalan itu hanya Rp 3,8 miliar maka pembangunannya hanya sepanjang 1 kilometer saja.

"Pembangunannya difokuskan pada lokasi jalan yang rusak berat dulu. Ini memang masuk program prioritas," kata Suryanto didampingi Pokja Pembangunan dan Pemeliharaan Jalan Bidang Bina Marga, Agus Setiyana dan Wijaya, Kamis (6/3/2025).

Mulai Mei

Wijaya menambahkan saat ini prosesnya baru perencanaan, bulan depan dijadwalkan masuk Bagian Layanan Pengadaan Barang/Jasa (BLP) Pemkab Klaten untuk dilelang. "Mei bisa dimulai (pembangunannya)," tambahnya.

Jalan Tulung-Cokro merupakan jalan kabupaten yang kondisinya sangat memprihatinkan karena rusak berat. Warga mengklaim, salah satu penyebab kerusakan akibat sering dilalui angkutan galian golongan C.

Padahal jalan itu merupakan jalur larangan angkutan galian golongan C berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Klaten Nomor 31 Tahun 2014.

Selain itu, angkutan bertonase tinggi lainnya seperti angkutan air minum dalam kemasan dan angkutan limbah dan bahan baku soun, juga melintasi jalan tersebut.

Beberapa kali

Di sekitar lokasi jalan yang rusak itu tepatnya di Desa Daleman dan Desa Pucang Miliran Kecamatan Tulung merupakan sentra produksi soun.

Pemkab Klaten sudah beberapa kali memperbaiki jalan Tulung-Cokro melalui kegiatan pemeliharaan rutin, namun umurnya hanya bertahan dalam hitungan hari atau minggu saja. Begitu selesai diperbaiki hari ini, besoknya sudah rusak lagi.

Informasi yang dihimpun, Pemkab Klaten melakukan pemeliharaan rutin terakhir kali pada tahun 2024. (*)