Sri Muslimatun Terpilih Pimpin PABSI DIY
Saya ini masih kinyis-kinyis di PABSI. Ibaratnya mualaf, eh kok langsung diminta jadi ketua.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN – Pengabdian tidak mengenal usia. Dra Hj Sri Muslimatun M Kes membuktikannya. Meski sudah 73 tahun, Anggota Komisi D DPRD DIY ini secara aklamasi terpilih sebagai Ketua Umum Pengda PABSI (Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia) DIY periode 2026-2030 melalui Musyawarah Daerah (Musda) yang berlangsung di Aula RS Sakina Idaman, Minggu (15/2/2026).
Dukungan kuat mengalir dari Pengkab dan Pengkot PABSI se-DIY, akhirnya diputuskan secara bulat mantan Wakil Bupati Sleman itu resmi menggantikan Nurcholis Suharman untuk memimpin organisasi cabang olahraga yang identik dengan kekuatan fisik itu.
Usai terpilih, dengan rendah hati namun penuh humor, Sri Muslimatun menyebut dirinya sebagai "mualaf" di dunia angkat besi. "Saya ini masih kinyis-kinyis di PABSI DIY. Ibaratnya mualaf, eh kok langsung diminta jadi ketua," candanya di depan para peserta Musda.
Meski mengaku baru di cabang olahraga ini motivasinya sangat jelas. Ini ada kaitannya dengan Bonus Demografi 2045. Atas dukungan keluarganya, dia merasa bertanggung jawab menyiapkan generasi muda yang kini berusia 5 hingga 15 tahun agar kelak menjadi pemimpin dunia, termasuk di kancah olahraga.
Sri Muslimatun saat menerima mandat dan dukungan dari PABSI kabupaten/kota se-DIY. (sholihul hadi/koranbernas.id)
Prinsipnya adalah asah, asih, asuh. “Saya memang sudah tidak muda lagi, tapi semangat saya tidak boleh berhenti sampai Allah SWT yang memanggil," katanya.
Duduk di Komisi D DPRD DIY yang membidangi kesejahteraan rakyat termasuk salah satunya olahraga, memberikan keuntungan strategis bagi PABSI.
Sri Muslimatun mengakui posisinya sebagai legislator akan lebih mudah memperjuangkan nasib atlet dan prestasi angkat besi DIY namun begitu tetap harus bersikap adil tanpa melupakan cabor yang lain.
"Bukan mencari keuntungan pribadi, sudah ada canthelane. Akan lebih mudah nyantholke program dengan Disdikpora DIY sebagai mitra kerja kami di dewan. Saya akan perjuangkan dengan sungguh-sungguh," tambahnya.
Ladang pahala
Baginya, mengurus organisasi olahraga adalah ladang pengabdian dan pahala, bukan tempat mencari materi atau keuntungan pribadi. Dia ingin menghabiskan sisa umurnya agar olahraga angkat besi DIY lebih terdengar gaungnya.
Sementara itu Nurcholis Suharman menyampaikan rasa optimisnya atas terpilihnya Sri Muslimatun. Harapannya fondasi pembinaan yang cukup kuat pada periode lalu terus dilanjutkan.
"Harapan kami, di bawah kepemimpinan Ibu Sri Muslimatun, prestasi angkat besi DIY terus meningkat, terutama target meraih medali di PON mendatang," ujar Nurcholis. (*)
---
