Sheila on 7 dan Salman Al Jugjawy Transformasi “Sephia” jadi Lagu Dakwah

Single yang dirilis pada Senin (17/2/2025) ini menjadi spesial karena mendapat dukungan penuh dari seluruh personel Sheila on 7, termasuk Eross Candra selaku pencipta lagu aslinya

Sheila on 7 dan Salman Al Jugjawy Transformasi “Sephia” jadi Lagu Dakwah
Penampilan Sakti alias Salman Al Jugjawy bersama Sheila on 7 dalam peluncuran single “Hey Dunia” di depan para wartawan di Mypro Komunika, Sleman. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Lagu hits Sephia” dari Sheila on 7 yang telah berusia 25 tahun, kini mengalami transformasi menjadi lagu dakwah berjudul Hey Dunia. Proyek ini menandai kolaborasi tak terduga antara mantan gitaris band tersebut, Salman Al Jugjawy (dulu dikenal sebagai Saktia Ari Seno), dengan vokalis Sheila on 7, Akhdiyat Duta Modjo.

Single yang dirilis pada Senin (17/2/2025) ini menjadi spesial karena mendapat dukungan penuh dari seluruh personel Sheila on 7, termasuk Eross Candra selaku pencipta lagu aslinya. Bahkan label 507 Records milik band tersebut turut ambil bagian dalam pengelolaan distribusinya.

Saya ngobrol serius dengan mereka untuk kulo nuwun, minta izin mengubah lirik lagu Sephia”, sekaligus sedikit mengaransemen ulang agar lebih relevan dengan tujuan syiar saya, ungkap Salman kepada wartawan di sela launching single tersebut pada Senin (17/2/2025) di Mypro Komunika, Sleman.

Cerita di balik terciptanya lirik Hey Dunia ternyata memiliki perjalanan panjang. Salman menuturkan bahwa lirik tersebut pertama kali ia tulis sekitar tahun 2010-2011, saat melakukan perjalanan dakwah di pedalaman Sulawesi.

Lirik lagu itu tertulis saat saya merasa lelah dan ingin menyemangati diri sendiri. Bersenandung tanpa instrumen, kenangnya.

Menariknya, Salman mengaku bisa menyelesaikan lirik tersebut hanya dalam waktu 30 menit. Namun, draft lirik itu ia simpan selama bertahun-tahun tanpa ada komunikasi dengan personel Sheila on 7.

Duta Modjo mengungkapkan alasan di balik dukungan penuh band terhadap proyek ini. 

Berhubung kami bertiga belum mampu untuk berdakwah nih. Maksudnya adalah dakwah yang betul-betul lewat dalil, dan untuk sekarang ini yang sudah lebih mampu, ya Salman Al Jugjawy. Nggak ada alasan bagi saya, Adam, dan Eross untuk tidak mendukung, jelasnya.

Momentum untuk merealisasikan single ini akhirnya muncul saat Salman diberi kehormatan untuk tampil dalam rangkaian konser Tunggu Aku Di (TAD) Sheila on 7 pada awal 2024. 

Setelah mendapat izin dari Eross, penggarapan lagu dipercayakan kepada duo musisi Yogyakarta, Tomo Widayat dan Ali Hasan, yang juga sahabat dekat band tersebut.

Adam Subarkah selaku Managing Director 507 Records langsung memberikan dukungan penuh untuk mengelola lagu ini di bawah labelnya. Menurut Duta, lirik Hey Dunia mengandung pesan universal.

Semua agama meyakini bahwa dunia ini hanya sementara. Sejatinya kita hidup di dunia ini cuma menabung timbangan amal untuk jadi bekal di kehidupan yang sesungguhnya, yaitu di akhirat, tuturnya.

Proyek ini juga menandai kembalinya Salman ke dunia musik setelah sebelumnya sempat ingin berhenti total. Ia mengaku fase tersebut diperlukan untuk fokus memperdalam ilmu agama. 

Alhamdulillah, untuk ke depannya saya juga sudah mulai menyiapkan single lainnya. Tujuannya sudah tentu untuk menebar kebaikan bagi sebanyak-banyaknya umat, ujarnya.

Hey Dunia kini dapat didengarkan di berbagai platform musik digital seperti Spotify, Apple Music, dan Deezer. Video klipnya juga telah dirilis bersamaan di kanal YouTube Salman Al Jugjawy Tv. (*)