Jumat, 22 Jan 2021,


sekeluarga-pameran-bersama-di-tiga-roepa-galeriDari kiri, Fadhlih, Nissa, Dyan Anggraini, Syania di depan karya Ninda Devita. (istimewa)


Siaran Pers

Sekeluarga Pameran Bersama di Tiga Roepa Galeri


SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Seorang ibu rumah tangga, Niken Sarwosih beserta empat anaknya yaitu Nindya Devita, Nissa Larasati, Syania Shabrina dan Fadhlih Y Ramadhan, mengadakan pameran bersama di Tiga Roepa Galeri & Kafe Jalan Pandega Marta 43 Yogyakarta.

Pameran kali ini terbilang istimewa mengingat keluarga itu menampilkan karya-karya berbagai ukuran dengan kombinasi cat minyak dan akrilik. Terlihat ekspresi jiwa polos anak-anak yang merdeka, hingga goresan remaja dan dewasa tentang keindahan flora dan fauna maupun perilaku satwa.


Pameran yang mengusung tema Roepa Keluarga, Family Art Exhibition kali ini berlangsung 20-30 November 2020.

Niken menjelaskan, sebagian karya yang dipamerkan dilukis pada saat masih duduk di bangku TK dan SD. Sedangkan karyanya sendiri dibuat beberapa tahun terakhir setelah anak-anaknya beranjak dewasa.


Menyaksikan pameran itu pengunjung serasa diajak menikmati jejak perjalanan seorang ibu mendampingi anak-anaknya tumbuh dewasa.

Karya anak-anak menggambarkan aktivitas ibu yang terdokumentasikan di atas kanvas hingga aneka media lainnya seperti tampah bambu.

Bukan teknik lukis yang perlu disimak melainkan semangat perhatian seorang ibu menyediakan ruang, waktu dan diri seutuhnya bagi jiwa anak-anaknya.

“Kami hanya menyediakan kanvas dan cat, selebihnya anak-anak sendiri yang melukiskan pikiran, perasaan dan ekspresinya,” ungkap Niken.

Sejak diperkenalkan ke publik sebagai sebuah galeri dan kafe, Tiga Roepa mendedikasikan ruangnya bagi para pencinta dan pelaku seni budaya untuk memamerkan karya-karyanya.

Pandemi Covid-19 ternyata tidak menyurutkan para seniman berkarya dan mengadakan pameran, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta menjaga jarak. Sebelum masuk ruang  pameran, pengunjung terlebih dulu diukur suhu tubuhnya.

Tercatat Tiga Roepa Galeri & Kafe sudah mengadakan lebih kurang tujuh kali pameran, diawali pameran lukisan tunggal mendiang pelukis wanita Indonesia, Ida Hadjar, pada Juni 2020. Ida merupakan ibu dari Dennis Yapsir, pemilik Tiga Roepa Galeri dan Kafe.

Pelukis Ida Hadjar telah membuahkan energi dan semangat bagi anak-anak yang tinggal di seberang jalan depan rumahnya.

“Mereka tidak hanya mengenal seni lukis, tetapi Ida Hadjar telah membuat mereka merdeka jiwanya,” ungkap Dyan Anggraini, seorang pelukis Indonesia yang menuliskan pengantar pada pameran keluarga ini. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini