Sambung Rasa Bupati Klaten di Desa Karanganom, Ketua RT Ungkap Warganya Cemburu
Begitu bantuan turun seperti BPNT, PKH, datanya (penerima) itu lagi. Ini yang menjadi kecemburuan di masyarakat.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Acara sambung rasa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto di Gedung Pertemuan Desa Karanganom Kecamatan Klaten Utara, Selasa (14/10/2025), benar-benar dimanfaatkan peserta yang hadir untuk menyampaikan permasalahan yang terjadi di wilayah.
Seperti yang dilakukan Ketua RT 1 RW 5, Siwi Irawati. Selaku pemangku wilayah di tingkat paling bawah, dirinya sering menerima komplain dari warga terkait bantuan sosial (bansos) yang diterima oleh keluarga penerima manfaat (KPM).
Menurutnya, di wilayahnya RT 1/RW 5 ada KPM yang dipandang sudah mampu tapi setiap kali ada bantuan selalu menerima. Inilah yang menimbulkan kecemburuan di kalangan warga.
"Ini sudah riskan sekali, Pak. Ada warga yang dipandang sudah mampu tapi kok dapat terus. Begitu bantuan turun seperti BPNT, PKH, datanya (penerima) itu lagi. Ini yang menjadi kecemburuan di masyarakat. Mohon solusinya, Pak," katanya.
Turun panggung
Selain masalah bansos, Siwi Irawati juga menyampaikan permasalahan seputar banyaknya kartu BPJS warga yang tidak aktif, padahal warga masih banyak yang membutuhkan.
Menanggapi pertanyaan itu, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo langsung mengundang Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB), Puspo Enggar Hastuti, yang sedianya duduk di atas panggung bersama pejabat lainnya untuk turun dari panggung dan menjawab pertanyaan tersebut.
Terkait pertanyaan adanya warga yang dipandang sudah mampu tapi masih saja menerima bantuan sosial pemerintah, Puspo menjawab dan menyarankan Ketua RT maupun warga yang hadir untuk mengecek aplikasi Cek Bansos dengan men-download di playstore.
"Kalau memang dipandang sudah tidak layak, Bapak-Ibu bisa menyampaikan usul sanggah. Atau kalau Bapak-Ibu memang masih bingung, bisa mengundang pendamping desa ke Desa Karanganom. Sedangkan terkait kartu BPJS yang tidak aktif, bisa direaktivasi dengan cara datang langsung ke MPP (Mall Pelayanan Publik) membawa kelengkapan persyaratan atau datang langsung ke Dinas Sosial sesuai jadwal," kata Puspo.
Acara rutin
Mendapat jawaban tersebut, Siwi Irawati yang sebelumnya merasa bingung menghadapi komplain maupun bahan pembicaraan warga, merasa lega.
Sementara itu, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo didampingi Wakil Bupati Benny Indra Ardhianto ditemui usai acara mengatakan acara tersebut rutin dilaksanakan dua kali seminggu dengan tujuan untuk menyerap atau mendengarkan aspirasi maupun permasalahan yang dihadapi warga. (*)
Masal Gurusinga
