RSUD Tjokronegoro Purworejo Memaksimalkan Pelayanan
Masyarakat tidak mampu dan tidak memiliki kartu BPJS yang masuk IGD bisa mendapatkan perawatan gratis di kelas 3.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- RSUD RAA Tjokronegoro Kabupaten Purworejo berkomitmen terus mengedepankan layanan terhadap kesehatan masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo, Heru Agung Prastowo S Kep Ns MM, menyampaikan secara umum pihaknya memberikan layanan kesehatan pada masyarakat Purworejo. Tahun 2026, rumah sakit yang dipimpinnya memaksimalkan program yang sudah ada dan belum ada penambahan program.
"Kami berusaha memberikan pelayanan yang ada tersedia secara maksimal. Pembangunan fisik ataupun program baru belum kita lakukan, pokoknya kita lakukan sesuai kemampuan," kata Heru, di rumah sakit setempat, Jumat (5/6/2026).
RS Tjokronegoro berkomitmen memberikan pelayanan kepada masyarakat baik pengguna BPJS ataupun mandiri. Bagi pasien yang menggunakan BPJS, pihaknya akan berusaha memberikan kemudahan.
Plt Direktur RSUD RAA Tjokronegoro Purworejo, Heru Agung Prastowo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)
"Sesuai instruksi Bupati/Wakil Bupati Purworejo jika masyarakat Purworejo tidak mampu, tidak memiliki kartu BPJS, masuk IGD maka bisa mendapatkan perawatan gratis di kelas 3. Setelah pasien tertangani, baru kita urus kepesertaannya ke BPJS Kesehatan," tambahnya.
Menurutnya, jika ada pasien masuk IGD membutuhkan rawat inap kebetulan BPJS mandiri menunggak pembayaran, maka demi rasa kemanusiaan, pihaknya memberikan pelayanan kesehatan terlebih dahulu. Setelah itu, pihaknya meminta mengurus tunggakan BPJS terlebih dahulu.
"Prioritas pelayanan kami adalah menyelamatkan pasien. Setelah itu, baru kami meminta keluarga pasien mengurus keterlambatan iuran BPJS, karena kami juga ikut aturan," kata Heru.
Selain itu, sebagai rumah sakit pemerintah RSUD Tjokronegoro juga mendukung program Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan program Speling (dokter Spesialis Keliling). Untuk program Speling pihaknya mengikuti koordinasi yang dilakukan Dinas Kesehatan Purworejo.
Diatur Dinkes
"Kami RS Tjokronegoro juga ikut mensukseskan program Speling, kegiatannya sesuai dengan jadwal yang sudah diatur Dinkes Purworejo. Kami sudah mendapatkan dua event yaitu di Kelurahan Bayem Kecamatan Kutoarjo dan kedua di Desa Kemejing Kecamatan Loano," jelasnya.
Program Speling mendekatkan pelayanan dokter spesialis dengan masyarakat. Dari dua kegiatan tersebut, antusias masyarakat luar biasa bahkan di Desa Kemejing sampai melampaui target waktu menjadi panjang.
"Dari skrining Speling ada beberapa pasien yang ditindaklanjuti dengan rujukan perawatan ke rumah sakit," jelasnya.
Heru menambahkan saat ini keluhan kesehatan yang berobat ke Rumah sakit yang dipimpinnya berupa hipertensi, diabetes dan jantung. "Kita berharap ada upaya preventif menjadi lebih optimal, masyarakat Purworejo dalam kebutuhan kesehatan bisa terdeteksi lebih awal," katanya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
