Ribuan Pemancing Memperebutkan Lele Lima Kuintal yang Ditebar di Sungai Wawar

Lomba mancing di Pituruh akan menjadi agenda tahunan.

Ribuan Pemancing Memperebutkan Lele Lima Kuintal yang Ditebar di Sungai Wawar
Pemancing mania memadati Sungai Wawar mengikuti  lomba mancing ikan lele. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Ribuan pemancing mania memadati sungai Sungai Wawar di Dukuh Blending Desa Pituruh Kecamatan Pituruh Kabupaten Purworejo Jawa Tengah. Kedatangan mereka selain untuk menyalurkan hobi juga turut menyemarakkan Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 RI, Minggu (6/8/2023).

Panitia menaburkan lele sejumlah lima kuintal di sungai tersebut, dengan bobot terberat empat kilogram. Aturan mainnya, barang siapa yang berhasil mendapatkan lele paling besar bobotnya itulah pemenangnya.

Situasi tepi sungai penuh hiruk pikuk dipadati ribuan pemancing mania dari berbagai daerah. Tak pandang usia, tua, muda, remaja dan perempuan pun turut berburu ikan lele Sungai Wawar.

Hadir pada acara tersebut Danramil Pituruh Kapten R Djarot, Kapolsek Pituruh AKP Budi Priyanto, Kepala Kemantren Pengairan Kemiri, Sudirjo serta Ketua Peduli Sungai Tirtajaya Purworejo Drs Sumanang Tirtasujana dan para aktivis sungai Laskar Kalijogo.

Teguh Warga Mulyasri Prembun menerima hadiah utama sepeda motor Mio diserahkan Kapolsek Pituruh AKP Budi Priyanto. (istimewa)

AKP Budi Supriyanto mengingatkan agar masyarakat bisa merawat sungai dengan baik. “Saya mengajak semuanya  untuk bersama-sama merawat sungai. Jangan buang sampah di sungai. Jangan menyetrum dan meracun di sungai. Jangan menanami pohon di tanggul, jangan merusak tanggul,” pintanya.

Dia mengajak warga untuk menjaga sungai sebagai nadi kehidupan. “Apalagi sungai di Blending ini juga menjadi wajah Kecamatan Pituruh, jadi harus bersih," kata AKP Budi Priyanto.

Ketua Panitia Slamet Ariyanto (36) mengatakan, lomba mancing tersebut terselenggara atas kerja sama dengan Laskar Kalijogo, Komunitas Peduli Sungai Tirtajaya Purworejo, kemantren pengairan Kemiri serta pemuda Dukuh Blending. "Insyaallah Lomba mancing di Pituruh akan menjadi agenda tahunan," kata Slamet.

Pembukaan ditandai dinyalakannya petasan kembang api oleh Slamet Ariyanto, disambut tepuk tangan pemancing mania. Lomba berakhir pada waktu yang ditetapkan  yaitu pukul 12:30.

Kapolsek Pituruh AKP Budi Priyanto memberikan sambutan. (istimewa)

Panitia memberikan tujuh hadiah. Hadiah utama berupa sepeda motor Mio merah diraih oleh Teguh Warga Mulyasri Prembun Kebumen, dengan berat ikan lele 2,4 kilogram.

Sedang pemenang kedua Anto warga Purworejo, mendapat kambing. Selain hadiah utama, panitia juga  menyiapkan puluhan doorprize yang bisa dibawa pulang para pemancing mania.

"Meskipun ikan terbesar tidak bisa didapat oleh pemancing namun hadiah utama tetap diberikan kepada Teguh yang merupakan warga Mulyasri Prembun," ungkap Slamet, Senin (7/8/2023).

Hingga acara selesai masih ada sekitar 2,5 kuintal ikan lele yang belum bisa dipancing. "Silakan bagi masyarakat yang masih mau  mancing diperbolehkan. Bahkan ikan terbesar berbobot empat kilogram masih ada," kata Slamet. (*)