Minggu, 09 Mei 2021,


politik-tanpa-mahar-masih-jadi-unggulan-partai-nasdemPelantikan pengurus DPC Partai Nasdem se Kabupaten Bantul di gedung Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan, Minggu (2/5/2021) siang. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya
Politik Tanpa Mahar Masih Jadi Unggulan Partai Nasdem

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Sebanyak 17 pengurus DPC Partai Nasional Demokrat (Nasdem) se Kabupaten Bantul periode 2020-2024 dilantik oleh sekretaris DPW Partai Nasdem DIY, Suharno, di Balai Kalurahan Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Minggu (2/5/2021) siang. Pelantikan dihadiri Ketua DPW Partai Nasdem DIY, H Subardi MH, Ketua DPD Partai Nasdem Bantul, H Bibit Rustamto SH, dan jajaran pengurus.


"Kegiatan hari ini adalah pengukuhan dan pelantikan DPC-DPC se-kabupaten Bantul terdiri dari 17 kapanewon," kata Bibit.


Adapun mereka yang dilantik diharapkan ikut mewarnai di masing-masing daerah pemilihan (dapil). Sehingga ke depan, ditargetkan setiap Dapil sekurang-kurangnya ada satu kursi di DPRD Bantul.

"Jadi, Dapil tidak ada yang kosong. Jika Bantul ada 6 dapil, maka target kami di Pileg 2024 mampu menempatkan 6 wakil kita," katanya.


Pada pelantikan pengurus ini, lanjut Bibit, banyak diisi kader muda. Mereka memang tertarik masuk ke partai karena berbagai program unggulan. Salah satunya adalah politik tanpa mahar.


"Sehingga siapa pun yang maju pencalonan dari Partai Nasdem, baik DPRD, bupati atau wakil bupati hingga calon presiden, semua tanpa mahar," kata Bibit yang juga anggota DPRD Bantul tersebut.


Maka saat tahu program unggulan Partai Nasdem, kemudian beramai-ramai masuk partai besutan Ketua Umum Surya Paloh itu. Termasuk juga kader partai lain ada yang bergabung ke partai Nasdem.

Begitu pun dengan retorasi yang diusung Partai Nasdem, juga menjadi daya tarik unggulan partai.

"Setelah pelantikan ini diharapkan September sudah terbentuk kepurusan di tingkat kalurahan," katanya.

Sementara itu H Subardi mengatakan para pengurus agar saling komunikasi dan koordinasi. Dirinya menegaskan, politik bukan transaksional, bukan menebar janji-janji sehingga semua harus berperan nyata di wilayah masing-masing.

"Bukan hanya konteks Pilkada, namun kader Partai Nasdem harus berperan hingga konteks Pilkades. Mampu menyalurkan aspirasi," katanya. (*)



SHARE


'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini