Pemkab Klaten Bentuk Tim Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg

HET LPG 3 kg di pangkalan ditetapkan Rp 18 ribu per tabung, dari sebelumnya Rp 15.500 per tabung.

Pemkab Klaten Bentuk Tim Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Bupati Klaten Sri Mulyani membuka Sosialisasi Penyesuaian HET LPG 3 kg di Gedung Wongso Menggolo Ceper Klaten, Kamis (10/10/2024). (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Pasca kenaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) LPG 3 kg tanggal 12 September silam, Pemkab Klaten berencana membentuk Tim Pembinaan dan Pengawasan.

Tim yang beranggotakan Bagian Perekonomian, Dinas Koperasi Usaha Kecill Menengah dan Perdagangan (DKUKMP), Polres dan Kodim Klaten itu akan menjalankan tugasnya melakukan pengawasan pendistribusian LPG 3 kg agar sesuai ketentuan.

"Ketentuan di sini meliputi ketersediaan, volume dan isi serta HET," kata Dewi Wismaningsih, Sub Koordinator Wasdal (Pengawasan Pengendalian Perdagangan) DKUKMP, usai acara Sosialisasi Penyesuaian HET LPG 3 kg di titik serah sub-penyalur/pangkalan di Gedung Wongso Menggolo Ceper Klaten, Kamis (10/10/2024).

Dewi yang hadir sebagai pemateri pada acara tersebut menambahkan, sesuai SK Gubernur Jawa Tengah Nomor 540/20 tahun 2024 tanggal 22 Agustus 2024, HET LPG 3 kg di pangkalan ditetapkan Rp 18 ribu per tabung, dari sebelumnya Rp 15.500 per tabung

Ada oknum

Terkait adanya oknum pangkalan yang menjual LPG 3 kg dengan cara menyetor ke pengecer-pengecer secara keliling, Dewi menegaskan ketentuan dari Pertamina 80 persen untuk rumah tangga sekitar, 10 persen untuk UKM dan maksimum 10 persen untuk pengecer.

"Kalau ada kiriman LPG 3 kg dari agen, harus stay dulu di pangkalan. Jangan dibawa keliling. Kalau ada yang keliling nanti akan kami koordinasikan dengan agennya," ujarnya.

Bupati Klaten, Sri Mulyani yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi acara yang dilaksanakan DPC Hiswana Migas Surakarta dan Korwil Agen LPG 3 kg Kabupaten Klaten. Dia menilai acara tersebut sebagai wadah untuk membahas dan memahami regulasi terbaru terkait pendistribusian LPG 3 kg.

"Harapannya agar pendistribusian LPG 3 kg berjalan lancar dan tepat sasaran. Tidak terjadi kelangkaan di masyarakat. Sebab, sebagian besar masyarakat Klaten menggunakan LPG untuk keperluan memasak dan usaha," ujar bupati.

Bahan evaluasi

Koordinator Wilayah (Korwil) Agen LPG 3 Kg Kabupaten Klaten, Benny Indra Ardhianto, mengatakan tujuan diselenggarakannya acara tersebut sebagai bahan evaluasi dan pengisian MAP pangkalan LPG 3 kg se Kabupaten Klaten. Sebab MAP merupakan salah satu syarat yang diharuskan dan dimasukkan oleh pangkalan.

"Harapannya agar LPG 3 kg bisa tepat sasaran sampai masyarakat," jelas Benny pada acara yang dihadiri perwakilan Hiswana Migas Surakarta, Bupati Klaten Sri Mulyani, Sekda Jajang Prihono, Asisten II Muh Nasir, Kepala DLH Srihadi, Kepala DKUKMP Anang Widjatmoko, Kabag Perekonomian Tomisila Adhitama, para agen LPG 3 kg Kabupaten Klaten beserta pangkalan. (*)