Nostalgia Mengenang Era Tahun 2000-an Digelar di Kampus UAD

Bernostalgia dan menikmati kehidupan yang benar-benar real, bertemu beragam permainan ataupun menikmati makanan di masa itu.

Nostalgia Mengenang Era Tahun 2000-an Digelar di Kampus UAD
Pembukaan  Two Thousand Show  2025 d hall Kampus 4 terpadu Jalan Ring Road Selatan Banguntapan Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Sastra, Budaya dan Komunikasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menggelar acara Two Thousand Show 2025 di hall Kampus 4 terpadu Jalan Ring Road Selatan Banguntapan Bantul.

Acara itu dibuka Wakil Dekan Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Fakultas Sastra Budaya dan Komunikasi UAD, Dani Fadillah Ph D, dengan memecah balon, Rabu (2/7/2025).

Tampak mendampingi  Ketua Pelaksana Anarta Nabithah, Dosen Pengampu Mata Kuliah Event Management dan Public Relations  Najih Fahrihanto MA dan Sekretaris Program Studi Ilmu Komunikasi, Nunik Hariyanti  MA.

Najih Fahrihanto mengatakan ini adalah acara kampanye kehidupan nyata era tahun 2000 sampai 2015 dengan tagline Enjoy the real life. “Mari kita bernostalgia dan menikmati kehidupan yang benar-benar real, bertemu dengan beragam permainan ataupun menikmati makanan di masa itu,” katanya.

Gulali, jajanan jadul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

“Ini mengingatkan kita kepada masa lalu kita di mana kita merasakan kehidupan nyata yang asyik dengan banyaknya pilihan permainan. Seperti  sepatu roda, jajanan jadul, mainan jadul misalnya karambol dan beragam permainan lain yang asyik,”tambahnya.

Sedangkan Dani Fadillah mengatakan acara ini membawa sebuah nostalgia untuk mengenang masa lalu.

“Nostalgia tidak hanya mengenang apa yang terjadi di masa lalu. Tapi bagaimana kita melakukan refleksi diri, tahapan mana yang sudah kita capai dan apa yang ingin kita wujudkan di masa depan,” katanya.

Dari pengamatan koranbernas.id di lokasi, begitu acara dibuka pengunjung langsung menyerbu stan yang menjual beragam permainan dan makanan tempo dulu atau jadul.

Arumanis rambut nenek. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

Ada gulali, rambut nenek atau arum manis, terang bulan jadul, kipas kertas, gimbot. Semua dengan harga terjangkau.

“Harganya Rp 10 ribu untuk tiap gulali," kata penjualnya. Gulali ada yang berbentuk kipas, bunga hingga hewan yang menarik dibeli.

Bagi yang tertarik jam buka pukul 08:00 sampai pukul 16:00 dan  berlangsung hingga Jumat (4/7/2025) mendatang. (*)