Kamis, 04 Mar 2021,

mina-padi-solusi-meningkatkan-ekonomi-saat-pandemiBupati Bantul, H Suharsono, panen ikan dengan sistem mina padi di Dusun Polaman, Argorejo, Kapanewon Sedayu, Bantul, Selasa (29/12/2020). (istimewa)


Sariyati Wijaya
Mina Padi, Solusi Meningkatkan Ekonomi Saat Pandemi

SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Kelompok Tani (Klomtan) “Sedyo Makmur” Dusun Polaman, Kalurahan Argorejo, Kapanewon Sedayu, Bantul mengembangkan budidaya ikan dengan sistem mina padi di tengan situasi pandemi Covid-19. Panen perdana ikan nila dilakukan Bupati Bantul, H Suharsono, Selasa (29/12/2020).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Bantul Ir Yus Warseno, Panewu Sedayu Sarjiman SIP ME dan jajaran Muspika Sedayu, serta anggota kelompok tani setempat.


Budi daya ikan dengan sistem mina padi adalah budi daya ikan di lahan sawah yang juga ditanami padi. Di tengah lahan padi tersebut dibuat parit sedalam 50 centimeter yang digunakan untuk budidaya ikan. Setiap 1.000 M2, petani menabur bibit 2.000 ekor dan bisa dipanen 3 bulan, hampir sama dengan umur padi.

“Hasinya juga lebih banyak padinya, karena tanah lebih subur dengan adanya telek atau kotoran ikan. Naiknya bisa 10 persen lebih,” kata Suparjo, Dukuh Polaman, didampingi ketua kelompok tani Paijo di lokasi. Total luas lahan yang dibuat mina padi di Polaman mencapai  ada 15 hektar.


“Dengan adanya sistem mina padi, menjadi solusi untuk meningkatkan ekonomi di tengah pandemi. Karena selain panen padi, kita juga panen ikan,” katanya.

Bahkan keuntungan lain, selain hasil panen padi meningkat, lumut yang ada di sawah juga dimakan ikan. Sehingga tidak perlu dilakukan penyiangan.

“Kalau pupuk, kita gunakan pupuk organik dan tidak berbahaya untuk  ikan,” tambahnya.

Sementara Paijo mengatakan, ikan nila ditabur tanggal 28 September lalu. Mereka mendapat bantuan dari pemerintah pusat. Selain bibit, mereka juga mendapat  bantuan pelet atau pakan ikan dan biaya untuk pengolahan lahan.

“Ini adalah yang kedua kalinya mina padi dilakukan di Polaman. Hasilnya menguntungkan,” katanya.

Sementara Bupati H Suharsono mengatakan, dengan mina padi terbukti mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani. Maka sistem mina padi diharapkan bisa ditiru di tempat lain.

“Saya berharap sistem mina padi bisa diadopsi di daerah lain. Saya berikan apresiasi, karena mina padi terbukti mampu meningkatkan   kesejahteraan petani di sini,” katanya. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini