Kamis, 26 Mei 2022,


mbogo-kami-bukan-celeng-kami-tetaplah-bantengAlbertus Sumbogo (tengah) didampingi Tongki, Seksi Humas dan Medsos SGI (kiri), serta Yahya, Sekretaris 2 DPC SGI Kabupaten Purworejo. (wahyu nur asmani/koranbernas.id)


Wahyu Nur Asmani EW
Mbogo: Kami Bukan Celeng, Kami Tetaplah Banteng

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Albertus Sumbogo, Wakil Ketua sekaligus Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPC PDIP Kabupaten Purworejo, telah mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo sebagai calon Presiden RI tahun 2024 dalam gerakan Seknas Ganjar Indonesia (SGI), Sabtu (25/9/2021).


"Kami melakukan deklarasi karena temen-temen menghendaki seperti itu," ujar mantan anggota DPRD Kabupaten Purworejo tahun 2004 itu kepada koranbernas.id, Senin (18/10/2021), di Warung Bogowonto, Purworejo.


Menurut Mbogo, panggilan akrab Albertus Sumbogo, gerakan dukungan kepada Ganjar Pranowo muncul karena kegelisaan kader PDIP yang merasa ada ketidakadilan struktural. “Ganjar Pranowo dirasakan oleh saya dan teman-teman diperlakukan tidak adil oleh partai," katanya.

Mereka merasakan dalam banyak berita, seperti apa yang dilansir Hasto Kristiangto (Sekjen DPP PDIP, red) tentang imbauan partai hingga ancaman sampai pemecatan jika tidak sesuai dengan garis partai.


"Sementara kita tahu ada gerakan masyarakat yang disponsori struktural sudah membuat relawan Puan dengan bahilo Puan ada dimana-mana," jelas politisi gaek PDIP tersebut.

Mbogo melanjutkan, gerakan strutural untuk Puan mereka untuk bela rasa kepada Ganjar Pranowo yang saat ini sebagai Gubernur Jawa Tengah.

Menurutnya, di daerah lain sudah muncul gerakan mendukung Ganjar Pranowo. Pihaknya berembug untuk menjadikan Seknas Ganjar Indonesia sebagai satu satu pilihan wadah.

Sumbogo didampingi Tongki, Seksi Humas dan Medsos SGI, dan Yahya, Sekretaris 2 DPC SGI Kabupaten Purworejo, mengatakan pasca deklarasi untuk Ganjar Pranowo Gubernur Jateng menuju Pilihan Presiden 2024, Bambang Pacul sebagai Ketua DPD PDIP Jateng sekaligus Ketua DPP PDIP Bidang Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) menjuluki pihaknya sebagai celeng.

"Kami bukan celeng. Kami tetaplah banteng. Kalau muncul istilah celeng, yang harus bertanggung jawab adalah Bambang Pacul, sebab dialah orang pertama yang menyebut celeng," sebut Mbogo.

Menurutnya, istilah celeng adalah bahasa satir. Lebih dari dua pekan polemik Banteng vs Celeng menjadi trending topik di sosmed. Akhirnya Albertus Sumbogo dan tim DPC SGI Kabupaten Purworejo dipanggil DPP PDIP di Jakarta. (*)



SHARE
'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini