Masukan Soal Menu MBG di Kebumen Diakomodir SPPG
Setiap ada keluhan siswa penerima manfaat atau orang tua, diteruskan sekolah ke SPPG.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kebumen telah berjalan di sejumlah sekolah. Masukan dari sekolah penerima manfaat program itu diteruskan ke ada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Menu MBG pun diminati siswa penerima manfaat program tersebut.
Setidaknya hal itu terjadi di SD Negeri 1 Jatisari Kecamatan Kebumen dan SMA Negeri 1 Kebumen. Di SDN 1 Jatisari terdapat 109 siswa penerima manfaat, sedangkan di SMAN 1 Kebumen sejumlah 1.080 siswa penerima manfaat.
Kepala SDN 1 Jatisari, Slamet Wahyudi, menjelaskan di sekolahnya penerima manfaat dari kelas 1 sampai kelas 6. Setiap ada keluhan siswa penerima manfaat atau orang tua, diteruskan sekolah ke SPPG. Selanjutnya pemilik atau pengelola SPPG mengakomodir masukan dari sekolah.
Hal yang sama diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas yang juga Ketua Tim MBG SMAN 1 Kebumen, Slamet Pramono. Dia mencontohkan beberapa masukan dari sekolah di antaranya kejenuhan siswa terhadap menu MBG dan jenis menu, seperti ikan yang bisa menimbulkan alergi beberapa siswa.
Untuk sarapan
"SPPG memberitahu menu tertentu yang bisa menimbulkan alergi," kata Slamet Pramono.Pemberitahuan lainnya, buah tertentu harus dicuci terlebih dahulu sebelum dikonsumsi, seperti buah anggur.
Menurut Slamet, dalam keadaan tertentu misalnya siswa ada kegiatan pagi hari, sekolah bisa pesan makanan dikirim pagi hari untuk sarapan. Sekolah jarang menerima informasi nilai gizi makanan yang disalurkan SPPG.
Saat makan bersama di SDN Negeri 1 Jatisari, siswa didampingi guru mulai dari cuci tangan dan berdoa. Guru mendorong siswa menghabiskan makan yang disediakan SPPG.
"Sewaktu uji coba, banyak makanan yang tidak dihabiskan siswa, sekarang jarang terjadi," kata Slamet Wahyudi. Sekolah yang dipimpinnya pernah menjadi tempat uji coba MBG yang dilaksanakan Pemprov Jateng.
Menu MBG
Adapun menu MBG Kamis (25/9/2025) di SDN 1 Jatisari berupa nasi putih, ayam goreng sayap, sebutir jeruk dan susu manis kotak.
Menu di SMA Negeri 1 Kebumen nasi putih, ayam ungkep, sepotong tempe goreng tanpa tepung, lalapan sayur, sepotong semangka, tanpa sambal atau sayur. "Sambal tidak ada, karena ada siswa yang tidak terbiasa makan sambal," ujar seorang guru.
Di SMA Negeri 1 Kebumen sebagian besar makanan habis. "Porsi nasinya pas-pasan," ujar seorang siswi. Porsi nasi di sekolah ini diperkirakan sama dengan porsi nasi di SDN 1 Karangsari, sekitar 200 gram. (*)
Nanang W Hartono
