Mahasiswa Komunikasi Amikom Yogyakarta Meluncurkan Identitas Visual Baru Platform KALANDRA
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta kembali menorehkan kontribusi nyata dalam pengembangan layanan publik digital. Inovasi tersebut diwujudkan melalui peluncuran identitas visual baru untuk KALANDRA, platform layanan hukum yang bernaung di bawah Kantor Wilayah Kementerian Hukum Daerah Istimewa Yogyakarta.
Perancangan ulang dilakukan sebagai langkah strategis meningkatkan kesadaran publik (brand awareness) terhadap layanan monitoring Desa/Kelurahan Sadar Hukum serta Pos Bantuan Hukum (Posbankum). Sebelumnya, layanan tersebut dinilai belum optimal dalam menjangkau masyarakat luas karena tampilan visual yang kurang representatif dan belum membangun keterikatan emosional pengguna.
Peluncuran identitas visual menjadi penting, mengingat KALANDRA berperan sebagai platform pendukung layanan hukum, yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat desa, khususnya dalam akses informasi dan pendampingan hukum.
Untuk menghadirkan wajah baru KALANDRA, membutuhkan beberapa tahapan dalam perancangan yang terstruktur. Mahasiswa perancang karya, Desinta Maharani, kepada koranbernas.id Jumat (6/2/2026) menjelaskan, bahwa proses dimulai dari tahap pra-produksi, yakni wawancara dan observasi mendalam terhadap layanan KALANDRA melalui perwakilan Mitra. Selanjutnya, pembuatan sketsa manual (rough sketch) dengan berbagai alternatif bentuk yang dieksplorasi untuk menemukan visual yang mampu merepresentasikan makna “Penerangan”.
Memasuki tahap produksi, beberapa opsi sketch kemudian dikembangkan secara digital melalui proses vectorizing. Pada fase ini, dilakukan perubahan signifikan terhadap bentuk visual lama yang dinilai terlalu playfull dan generik. Elemen “obor” disederhanakan menjadi bentuk geometris yang lebih modern, tegas dan dinamis, tanpa menghilangkan makna simboliknya.
Tahap pasca-produksi difokuskan pada finalisasi sistem warna dan tipografi dengan kombinasi warna Biru dan Kuning berbentuk api. Elemen api menyimbolkan semangat pencerahan hukum yang terus tumbuh (growth) dan menyebar ke seluruh lapisan masyarakat. Selain itu, desain ini telah dilengkapi dengan Graphic Standard Manual (GSM) untuk menjaga konsistensi penggunaan identitas visual di seluruh media.
Peluncuran identitas visual baru KALANDRA mendapat apresiasi dari pihak mitra. Perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY, Dimas, menyampaikan bahwa pembaruan visual sangat dibutuhkan untuk memperbarui citra layanan hukum pemerintah.
“Kami menyadari adanya kesenjangan antara fungsi KALANDRA yang sangat penting dengan tampilan visualnya selama ini. Desain baru dari mahasiswa AMIKOM membuat platform terlihat lebih profesional dan komunikatif, sehingga kami optimistis masyarakat desa akan lebih tertarik dan percaya menggunakan layanan ini,” ujarnya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Universitas Amikom Yogyakarta, Sheila Lestari Giza Pudrianisa, mengapresiasi langkah mahasiswanya dan menilai karya ini sebagai bukti kemampuan mahasiswa dalam membuat identitas visual baru yang diharapkan dapat merepresentasikan berbagai aspek penting dari KALANDRA.
Karya perancangan identitas visual KALANDRA ini telah resmi memperoleh perlindungan Hak Cipta yang tercatat dalam sistem Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dengan terbitnya Surat Pencatatan Ciptaan pada 03 Februari 2026. Hal tersebut menandai kesiapan KALANDRA untuk tampil dengan wajah baru yang lebih humanis, profesional, dan terpercaya dalam mendukung layanan hukum berbasis digital. (*)
Siaran Pers
