Mafilindati Ketua PMI Sleman Periode 2024-2029

Sunartono tidak bersedia dicalonkan lagi dengan alasan sudah menjabat tiga periode.

Mafilindati Ketua PMI Sleman Periode 2024-2029
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyerahkan piala bagi pemenang lomba paduan suara Palang Merah Remaja tingkat Wira, Sabtu (8/6/2024). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sleman Tahun 2024 yang berlangsung di Grha Sarina Vidi Jalan Magelang Sedangadi Mlati, Sabtu (8/6/2024), dr Mafilindati Nuraini M Kes terpilih sebagai Ketua PMI Sleman periode 2024-2029.

Muskab yang dibuka Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa itu dihadiri Ketua PMI DIY Gusti Bendara Pangeran Haryo (GBPH) Prabukusumo, Ketua PMI Sleman Sunartono, pengurus PMI Kabupaten Sleman, relawan serta sejumlah pejabat dan stakeholder terkait.

Muskab diawali dengan penjaringan bakal calon ketua yang dilaksanakan di Hotel Prima Sleman, 24 Mei 2024. Dari tiga orang yang diusulkan peserta, hanya dr Sunartono yang memenuhi syarat perolehan suaranya.

Namun demikian pada Muskab Sabtu (8/6/2025) Sunartono tidak bersedia dicalonkan lagi dengan alasan sudah menjabat  tiga periode serta faktor kesehatan.

Akhirnya dalam Muskab dilakukan penjaringan ulang dan hasilnya secara aklamasi terpilih sebagai Ketua PMI Sleman adalah mantan Kadinas Kesehatan Sleman, Mafilindati Nuraini.

Meningkatkan kualitas

Ditemui usai acara, Danang Maharsa menyampaikan apresiasi kepada PMI Kabupaten Sleman yang telah menjalankan perannya dengan baik.

Dia berharap Ketua PMI Kabupaten Sleman terpilih dapat melanjutkan sekaligus meningkatkan kualitas kinerja pengurus sebelumnya.

"Saya yakin siapa pun yang terpilih adalah orang yang sudah paham, mengetahui dan pernah di PMI, sehingga program apa pun bisa terus berjalan," kata Danang.

Sedangkan Sunartono dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah mendukung PMI dalam berbagai kegiatan.

PMI, menurutnya, adalah unsur pendukung Pemerintah Kabupaten Sleman terutama dalam menangani kebencanaan dan menyediakan kebutuhan darah bagi masyarakat.

Memenuhi standar

"Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman telah men-support, mulai dari peralatan-peralatan produksi darah, sehingga memenuhi standar CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik)," kata Sunartono.

GBPH Prabukusumo juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sleman yang telah memberikan dukungan sehingga PMI Kabupaten Sleman dapat menjalankan tugasnya dengan baik.

"Itu karena pemerintah daerah mempunyai keyakinan bahwa pengurus dan seluruh jajarannya melakukan tugasnya dengan pikiran dan niat hati yang mulia. Pemerintah daerah dengan suka rela memberikan bantuan-bantuan itu," jelasnya.

Dalam acara tersebut Danang Maharsa menyerahkan piala bagi pemenang lomba paduan suara Palang Merah Remaja tingkat Wira dalam rangka peringatan Hari Palang Merah Internasional. Diserahkan pula hasil audit eksternal dari Kantor Akuntan Publik kepada Ketua PMI Kabupaten Sleman.

Setelah memilih ketua dilanjutkan pemilihan formatur sebanyak tujuh orang. Dengan ketua formatur adalah ketua terpilih. Formatur bertugas memilih pengurus lengkap masa bakti 2024 - 2029. Paling lambat selama satu bulan formatur harus sudah bisa menentukan pengurus lengkap. (*)