Lazismu Ulurkan Cinta untuk 300 Siswa SLB Muhammadiyah, Dari Buka Puasa Hingga Beri Santunan

Berbuka puasa dengan difabel bertujuan untuk memberikan motivasi agar mereka memiliki daya hidup yang setara dengan anak-anak lainnya

Lazismu Ulurkan Cinta untuk 300 Siswa SLB Muhammadiyah, Dari Buka Puasa Hingga Beri Santunan
Lazismu PKU Muhammadiyah menggelar acara buka puasa dan penyaluran santunan untuk anak-anak difabel. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Lazismu RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta dan Gamping, menggelar acara buka puasa bersama 300 siswa dari 5 Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah se-DIY. Bukan hanya berbuka puasa, dalam acara yang berlangsung di Alana Hotel Yogyakarta ini, Lazismu juga memberikan santunan sebagai wujud kepedulian dan dukungan kepada para siswa istimewa ini.

Kegembiraan terpancar dari wajah anak-anak difabel dari SLB Muhammadiyah. Sepanjang acara, mereka dengan penuh percaya diri menampilkan berbagai bakat, mulai dari menyanyi, menghafal Al-Quran, hingga menari, sembari menanti waktu berbuka tiba. 

Wakil Ketua Lazismu DIY, Alfis Khoirul Khisholi, dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini ditujukan untuk memberikan dukungan kepada anak-anak yang memiliki keterbatasan pendengaran, gerakan, maupun kemampuan fisik lainnya. 

“Kami ingin memberikan support bagi mereka lewat kegiatan yang sudah rutin dilakukan baik saat Ramadan dan di luar bulan Ramadan ini,” tegasnya.

Pihaknya berharap, apa yang dilakukan Lazismu PKU Muhammadiyah ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para siswa-siswi SLB.

Ketua Kantor Layanan Lazismu RS PKU Muhammadiyah Kota Yogyakarta dan Gamping, Tawakal Akbar Darojat, mengungkapkan bahwa kegiatan berbagi kebahagiaan ini merupakan kali kedua dilaksanakan oleh pihaknya. “Kami berikan pengalaman baru kepada anak-anak difabel, pasti mereka belum pernah dapat pengalaman ini. Ini sekaligus bagian dari dakwah kami, dan mengajak semua pihak memupuk kepedulian kepada sesama,” kata Akbar.  

Ia menambahkan bahwa total ada 300 peserta dari lima SLB Muhammadiyah se-DIY yang turut serta dalam buka bersama ini. Selain momen kebersamaan dalam berbuka, Lazismu PKU Muhammadiyah juga memberikan santunan berupa THR dan pembinaan dari PWM DIY. 

Dr Muhammad Ikhwan Ahada. (istimewa)

Direktur Sumber Daya Insani dan Al-Islam Kemuhammadiyahan RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, Dr Muhammad Ikhwan Ahada mengatakan, sejak berdirinya PKU Muhammadiyah memiliki komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi para siswa berkebutuhan khusus. Dukungan yang diberikan tidak hanya fokus pada aspek psikologis, namun juga mencakup pemberian alat bantu dengar, kursi roda, dan peralatan lain yang diberikan secara rutin dan terjadwal. 

“Tujuannya adalah untuk memberikan motivasi agar mereka memiliki daya hidup yang setara dengan anak-anak lainnya,” kata Ikhwan.

Ia berharap, para guru SLB bisa terus menjaga energi kesabaran dan keistiqomahan dalam membimbing anak-anak. Dengan demikian, para siswa dapat terus dekat dengan Allah SWT, mengenal Nabi Muhammad SAW dengan lebih baik dan semakin memahami ajaran Islam. 

“Dengan demikian, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri dan menyadari bahwa sebaik-baik makhluk bukanlah mereka yang kaya atau memiliki jabatan tinggi, melainkan mereka yang mengenal diri dan Tuhannya, dekat dengan nabi, dan senantiasa berupaya melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya. (*)