KAI Bandara Luncurkan Sistem Refund Baru

Tak harus menunggu 30 hari

KAI Bandara Luncurkan Sistem Refund Baru
KA Bandara menanti penumpang naik dari stasiun Yogyakarta. (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA - PT Railink, operator KAI Bandara, hari ini mengumumkan peluncuran sistem refund terbaru sebagai bagian dari perayaan 18 tahun beroperasinya perusahaan. Inovasi ini hadir sebagai respons terhadap tingginya permintaan pengembalian dana dari penumpang, terutama akibat gangguan jadwal penerbangan.

Sosiawan Surbakti, Corporate Communications KAI Bandara, dalam keterangan tertulisnya pada Sabtu (12/10/2024) mengungkapkan bahwa pada Agustus lalu, terdapat 2.078 penumpang yang mengajukan refund. 

"Mayoritas permintaan refund disebabkan oleh keterlambatan pesawat, perubahan jam penerbangan, dan pembatalan keberangkatan pesawat," jelas Sosiawan.

Sistem refund baru ini didesain untuk mempercepat proses pengembalian dana, dengan target waktu maksimal 14 hari kerja, jauh lebih cepat dibandingkan 30 hari kerja pada sistem sebelumnya. 

"Inovasi ini terintegrasi dengan ARTS (Airport Railways Ticketing System) dan Brick, memungkinkan verifikasi data rekening secara real-time," imbuhnya.

Perubahan signifikan lainnya adalah pengalihan proses pengembalian dana dari PT Railink kepada PT Eastern Transglobal, mitra baru yang berperan dalam mempercepat proses transfer refund secara lebih efisien dan tepat waktu.

"Melalui sistem Refund ini, kami berkomitmen untuk memberikan kemudahan dan kepuasan bagi para penumpang. Kami memahami bahwa terkadang rencana perjalanan dapat berubah, dan kami ingin memastikan bahwa proses pembatalan tiket tidak menyulitkan mereka," tambahnya.

Selain sistem refund, KAI Bandara juga meluncurkan ARPIDS (Airport Railways Passenger Information Displays System) yang telah beroperasi penuh di Cabang Yogyakarta serta Stasiun Medan dan Kualanamu.

ARPIDS menyajikan informasi terkini terkait keberangkatan, kedatangan, dan jadwal KA Bandara, yang diharapkan dapat membantu penumpang merencanakan perjalanan dengan lebih baik.

Peluncuran inovasi-inovasi ini bertepatan dengan perayaan 18 tahun beroperasinya KAI Bandara sejak pertama kali melayani rute Medan menuju Kualanamu International Airport, Sumatera Utara pada tahun 2013.

Dengan mengedepankan teknologi dan inovasi, KAI Bandara berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin modern dan dinamis, sekaligus menegaskan posisinya sebagai moda transportasi andalan menuju bandara di Indonesia.(*)