Jurus Daihatsu Menghadapi Pasar Otomotif yang Lesu, Loyalitas Pelanggan Jadi Prioritas
Technical Skill Contest merupakan kawah candradimuka di mana para garda terdepan layanan—mulai dari Service Advisor, Foreman, hingga Technician—diuji dan diasah kemampuannya
KORANBERNAS.ID, SEMARANG--Di tengah pasar otomotif nasional tahun 2025 yang penuh tantangan dan cenderung melambat, Daihatsu memilih untuk tidak hanya bertarung di ingar-bingar ruang pamer. Sebaliknya, mereka justru mengasah senjata di tempat yang lebih sunyi namun krusial, yakni bengkel.
Ketika penjualan mobil baru menjadi lebih sulit, Daihatsu menegaskan bahwa pertempuran sesungguhnya kini adalah tentang merebut dan mempertahankan hati pelanggan melalui layanan purna jual (after sales service).
“Di tengah kondisi pasar yang kurang baik, kami masih bersyukur dapat mempertahankan market share no 2 di Indonesia. Saat ini, bagian After Sales Service memegang peranan yang sangat penting untuk mendukung performa perusahaan dan menjaga kepuasan serta loyalitas pelanggan,” ujar Budhy Lau, selaku Regional Head Daihatsu Jateng & Bali dalam rilisnya, Selasa (12/8/2025).
Untuk memastikan senjata rahasia ini tetap tajam, Daihatsu secara rutin menggelar Daihatsu Technical Skill Contest. Ini bukanlah sekadar lomba biasa, melainkan sebuah kawah candradimuka di mana para garda terdepan layanan—mulai dari Service Advisor, Foreman, hingga Technician—diuji dan diasah kemampuannya.
Arena pertarungan untuk wilayah Jawa Tengah digelar di Bengkel Astra Daihatsu Semarang, Minggu (10/8/2025). Kompetisi ini dirancang dengan standar internasional yang diadopsi dari “Daihatsu 3 Country Collaboration Contest”, sebuah format yang telah teruji di Jepang pada tahun 2022 dan di Malaysia pada tahun 2024. Para peserta diuji tidak hanya dalam keterampilan teknis, tetapi juga dalam pengetahuan dan penerapan SOP yang presisi.
Setelah melalui serangkaian tes yang ketat dan kompetitif, tim dari bengkel Astra Daihatsu Solobaru berhasil keluar sebagai juara. Kemenangan ini bukan hanya sekadar piala dan predikat tim terbaik se-Jawa Tengah. Kemenangan ini adalah sebuah tiket emas dan amanah untuk membawa panji-panji Jawa Tengah di panggung yang lebih besar yakni Kontes Nasional pada tahun 2026. (*)
Siaran Pers
