guru-sdn-2-klapasawit-bantu-enam-pedagang-jajanan-yang-tak-jualan-karena-wabah-coronaKepala SDN 2 Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga, Titi Priyatmi S.Pd SD, memberikan bantuan sembako kepada pedagang jajanan di lingkungan sekolah setempat. (prasetiyo/koranbernas.id)


prasetiyo

Guru SDN 2 Klapasawit Bantu Enam Pedagang Jajanan yang Tak Jualan karena Wabah Corona

SHARE

KORANBERNAS.ID, PURBALINGGA -- Dampak penyebaran virus Corona atau Covid-19, sangat dirasakan masyarakat, termasuk enam pedagang jajanan di lingkungan SD Negeri 2 Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Purbalingga.

Terketuk hatinya atas kondisi mereka yang tidak berjualan selama beberapa hari ini, pihak sekolah memberikan bantuan sembako di sekolah setempat, Kamis (26/3/2020). Bantuan sembako diberikan oleh Kepala SDN 2 Klapasawit, Titi Priyatmi S.Pd, kepada enam pedagang penerima, yang selama ini memang selalu berjualan di kompleks sekolah. Mereka terdiri Yu Warti, Yu Imut, Yu Murni, Bu Jiah, Pak Uung dan Pak Warno.


Baca Lainnya :

"Terima kasih bu. Bantuan sembako ini sangat meringankan kami," ujar Yu Warti, mewakili teman-temannya. Bantuan sembako yang diberikan itu terdiri beras, mie instan, telur dan minyak goreng.

Pemberian bantuan itu bermula dari usulan guru SD setempat, Ummi Mukaromah S.Pd MM, yang merasa iba melihat lapak kosong para penjual jajanan sehat di SDN 2 Klapasawit. Selama ini, enam bakul itu memang menggantungkan hidupnya dari berjualan, melayani 243 siswa SDN 2 Klapasawit saat istirahat.


Baca Lainnya :

Usulan itu disetujui Kepala SDN 2 Klapasawit, Titi Priyatmi, dan 18 guru. "Ada yang usul bantuan berupa uang, dan ada yang usul dibantu sembako. Namun akhirnya disetujui bantuan sembako," ujar Titi Priyatmi.

Untuk diketahui, dengan mewabahnya virus Corona, para pedagang di sekolah itu tidak berjualan sejak Senin (16/3/2020). Pasalnya, anak-anak diliburkan untuk belajar di rumah secara online maupun offline sejak tanggal itu hingga 29 Maret 2020. Pengumuman terbaru dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Purbalingga menginformasikan libur sekolah diperpanjang lagi hingga 13 April 2020. Praktis, keenam pedagang yang mengais rejeki dari jualan jajanan sehat, tidak memperoleh rejeki selama hampir sebulan.

"Iba dengan kondisi ini, akhirnya para guru SDN 2 Klapasawit tergerak hatinya. Kami iuran untk membeli sembako, yang kami sumbangkan untuk keenam pedagang tersebut. Meskipun bantuan ini nilainya tidak seberapa, namun ini sebagai bukti kepedulian kami kepada para pedagang yang sudah kami anggap sebagi bagian dari keluarga SDN 2 Klapasawit," timpal Ummi Mukaromah. (eru)



SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini