Gebrakan Baru Asmat Pro Group, Jogja Kidz Fashion Week 2026 Sukses Lahirkan Gelombang Baru Mode Anak Nusantara

Asmat Pro Group sukses menggelar Jogja Kidz Fashion Week (JKFW) 2026 di Sleman City Hall. Ajang mode anak bertema "The New Wave" ini menghadirkan 60 desainer nasional

Gebrakan Baru Asmat Pro Group, Jogja Kidz Fashion Week 2026 Sukses Lahirkan Gelombang Baru Mode Anak Nusantara
Pelaksanaan Jogja Kidz Fashion Week (JKFW) 2026 di Sleman City Hall yang apik, Sabtu (23/5/2026). Even digelar oleh Asmat Pro. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Dunia mode melahirkan kembali inovasi segar dari Kota Budaya Yogyakarta. Asmat Pro Group Yogyakarta secara resmi meluncurkan gelaran perdana "Jogja Kidz Fashion Week (JKFW) 2026" yang berlangsung meriah di Sleman City Hall pada Sabtu hingga Minggu, 23–24 Mei 2026. Mengusung tema besar “The New Wave”, ajang prestisius ini sukses menjadi simbol lahirnya gelombang baru dalam industri fesyen anak dan remaja di Indonesia yang tidak hanya kreatif dan percaya diri, tetapi juga berkarakter kultur lokal yang siap bersaing di kancah global.

Panggung megah JKFW 2026 menjadi pembuktian nyata kekuatan kolaborasi lintas industri dengan menggandeng Sleman City Hall serta didukung oleh deretan nama besar seperti Elgan by Nyudi, La Tulipe Cosmetik, Yayasan Fashion Jogja Istimewa, Jogja Model Academy, Editrix Model & Talent Management, Damar Indonesia, DC Production, Visiting Jogja, hingga MesaStila Resort and Spa.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 60 desainer fesyen ternama dari 19 kota di seluruh Indonesia ambil bagian dalam enam sesi parade yang menampilkan ragam koleksi busana anak dan remaja dengan sentuhan estetika modern yang memukau mata.

Direktur Asmat Pro Group, Nyudi Dwijo Susilo, menjelaskan bahwa seluruh karya indah para desainer tersebut diperagakan dengan apik oleh lebih dari 600 model kategori anak dan remaja. Mereka sukses mengalirkan energi muda yang segar, dinamis, dan penuh semangat di atas runway.

Acara ini dirancang bukan sekadar panggung pameran estetika pakaian belaka, melainkan sebuah ruang kreasi, wadah kolaborasi, dan sumber inspirasi utama bagi para pelaku industri fesyen, agensi model, desainer muda, hingga para pencinta mode di tanah air. Melalui pergelaran skala nasional ini, Yogyakarta kembali memperkuat posisinya sebagai kiblat kota kreatif sekaligus destinasi fesyen utama di Indonesia.

Di balik gemerlap lampu sorot, JKFW 2026 memiliki misi mendalam untuk membentuk karakter kepribadian para talenta muda. Melalui konsep acara yang dikemas secara profesional, para peserta diajak langsung untuk menyelami ekosistem industri fesyen yang sesungguhnya.

Proses di balik panggung menjadi ruang edukasi berharga di mana anak-anak belajar mengenai arti kesabaran saat mengantre make-up, disiplin waktu tunggu sebelum pertunjukan, hingga memahami alur kerja sebuah tim besar. Interaksi antara model pemula dan model profesional di belakang panggung juga menciptakan ruang diskusi yang sehat untuk saling belajar dan menginspirasi satu sama lain.

Keseruan hari pertama, Sabtu, 23 Mei 2026, langsung memanjakan mata pengunjung lewat tiga sesi maraton yang spektakuler. Sesi siang dibuka oleh deretan perancang berbakat seperti Ika Savitri dari Nganjuk, Winda Stinee dan Shila Z_S dari Jember, Ninuk Tari Miu's asal Yogyakarta, Ronie Parero dari Jember, serta Nayla Hafizah Cahyani dari Pacitan.

Memasuki sesi sore, suasana semakin hangat dengan penampilan karya dari Omah Jahit Fir by Andini, Rudi Joelian, Oma Modiste, RN Modelling X Sanvi by Sevi, Adhi Luhung X Geliss by Nasrul, Purwakanthi.co by Adi Sufrianto, Muhammad Syam, Sheenaraya, Sha_Nad by Nidya, Metamorph by Zack, Keanokids X Olle Management, Ribiekids, hingga LsModel by Rhema Kartika.

Kemeriahan hari pertama ditutup sempurna pada sesi malam oleh rancangan anggun dari Sion, Taufik Hidayat, Anis Marhayu Sudarsono X Ayu Sekar Modelling School, Davina Maharani, Sabna Adelia Putri Permatasari, Elgan by Nyudi, Akhda Arcita, dan Dari Diajeng.

Respons positif dan pujian hangat pun mengalir deras dari para desainer yang terlibat. Salah satunya datang dari Ninuk Tari, perancang busana asal Berbah, Sleman, yang merasa bahwa ruang presentasi seperti JKFW ini sangat berdampak nyata dalam mendongkrak popularitas dan nilai dari sebuah jenama lokal.

Kesuksesan besar pada pertengahan tahun ini dipastikan bukan akhir dari cerita, sebab Asmat Pro Group telah bersiap melanjutkan tongkat estafet gerakan mode ini melalui agenda berikutnya, yaitu Jogja International Kids n Teen Fashion Parade yang dijadwalkan bergulir pada 7–8 November 2026 mendatang. (*)