atas1

Ekonomi Syariah Capai Kedaulatan Pangan

Minggu, 25 Agu 2019 | 00:59:06 WIB, Dilihat 320 Kali - Oleh Yvesta Putu Sastrosoendjojo

SHARE


Ekonomi Syariah Capai Kedaulatan Pangan Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Fakultas Pertanian (UGM, Sabtu (24/8/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : Hidup Sehat dengan Jalan Sehat


KORANBERNAS.ID -- Untuk mewujudkan kedaulatan pangan, dibutuhkan kerjasama dari seluruh stakeholders. Tak hanya lembaga pendidikan, lembaga keuangan, pemerintah namun juga pelaku industri, petani, dan masyarakat.

“Selain itu, value chain di bidang pertanian juga perlu dioptimalkan, dari mulai produksi pembibitan, pengolahan lahan, dan modal kerja, distribusi, hingga promosi,” papar Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo dalam Seminar Nasional Hasil Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian yang diadakan di Auditorium Prof. Harjono Danoesastro, Fakultas Pertanian Universitas Gadjah Mada (UGM), Sabtu (24/8/2019).

Peran dunia perbankan dalam rangka mewujudkan kedaulatan pangan diantaranya dengan memberikan solusi yang hasanah dalam rangka mendukung ketahanan pangan. Yakni melalui penyaluran pembiayaan modal kerja kepada pelaku usaha pertanian, supply chain financing, cash management, maupun layanan transaksi perbankan syariah lainnya.

Sebagai gambaran, sampai periode Juni 2019 pembiayaan ke sektor pertanian, perburuan dan sarana pertanian BNI Syariah mengalami pertumbuhan 153% dibandingkan akhir tahun 2018. Pada tahun 2019, BNI Syariah bersama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) terus melanjutkan penyaluran bantuan di bidang pertanian terutama di daerah terpencil dalam program Benteng Hasanah di Batas Negeri.

"Program ini memberdayakan masyarakat untuk penyulingan daun kayu putih di Desa Ubung Jikumurasa, Kabupaten Namlea, Pulau Buru, Maluku sebesar Rp 200 juta. Ada juga penyaluran bantuan sebesar Rp 600 juta untuk pemberdayaan petani Sereh Wangi di Aceh," jelasnya.

Sementara Dosen Sosial Ekonomi Pertanian Faperta UGM, Sri Peni Wastutiningsih upaya penyediaan sarana bagi akademisi, peneliti, pemerhati, pemerintah, masyarakat, serta pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya untuk berbagi informasi sangat penting.

“Pengenalan inovasi teknologi di bidang pertanian yang telah atau sedang dikembangkan sangat penting," tandasnya.(yve)



Sabtu, 24 Agu 2019, 00:59:06 WIB Oleh : Nila Jalasutra 227 View
Hidup Sehat dengan Jalan Sehat
Sabtu, 24 Agu 2019, 00:59:06 WIB Oleh : Yvesta Putu Sastrosoendjojo 325 View
Ini Dia Rahasia Keamanan Mall
Sabtu, 24 Agu 2019, 00:59:06 WIB Oleh : Sholihul Hadi 427 View
PKBM Mandiri Siapkan Program Digital Marketing

Tuliskan Komentar