Jumat, 23 Okt 2020,


dukung-instruksi-presiden-gm-fkppi-diy-bagikan-masker-hingga-14-hari-ke-depanKetua Pengurus Daerah XII GM FKPPI DIY, Faried Jayen Soepardjan membagikan masker di Tugu Pal Putih Yogyakarta. (istimewa)


Redaktur

Dukung Instruksi Presiden, GM FKPPI DIY Bagikan Masker Hingga 14 Hari ke Depan


SHARE

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Pengurus dan anggota ormas Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan dan TNI-Polri (GM FKPPI) DIY, Senin (3/8/2020) sore, turun jalan membagikan masker ke pengguna jalan. Aksi yang dipusatkan di Tugu Pal Putih Yogyakarta tersebut memperoleh respons positif.

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan GM FKPPI DIY sekaligus sebagai respons cepat atas dikeluarkannya Instruksi Presiden Joko Widodo pada rapat terbatas di Istana Merdeka, Senin pagi. Presiden memerintahkan kampanye memakai masker secara masif selama dua minggu ke depan.


Baca Lainnya :

Ketua Pengurus Daerah XII GM FKPPI DIY, Faried Jayen Soepardjan, di sela-sela aksi menyatakan pihaknya membagikan ribuan masker dan botol minuman kepada masyarakat.

“Instruksi Presiden baru pukul 10:00, kami langsung berusaha bergerak serentak dan masyarakat bisa menerima. Selama 14 hari ke depan kami akan terus mengkampanyekan penggunaan masker ketika berkegiatan di luar rumah," kata Jayen.


Baca Lainnya :

Adapun pembagian botol minuman, lanjut dia, dimaksudkan agar masyarakat bisa membawa air minum dari rumah sehingga bisa lebih steril.

"Kita juga bagikan botol minum kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa membawa bekal air minum dari rumah. Selain lebih steril juga bisa mengurangi penggunaan plastik. Lebih ramah lingkungan," kata dia.

Jayen menyebut ormas yang dipimpinnya akan terus membagikan masker dan melaksanakan kampanye pemakaian masker. “Kami akan datangi warga yang mungkin kesulitan akses atau beli masker. Kalau ada masyarakat yang kesulitan masker silakan hubungi kami. Kami ingin mengingatkan juga agar masyarakat mentaati protokol kesehatan sehingga Covid-19 ini lekas usai,” tegasnya.

Dia menilai, saat ini kondisi psikologis masyarakat berbeda dengan fase awal penyebaran virus Corona. Kedisiplinan masyarakat mulai kendor. "Kita lihat pada bulan Maret-April atau waktu awal virus Corona diumumkan, masyarakat sangat takut dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Saat ini masyarakat agak kendor kedisiplinannya," ungkap Jayen.

Mengingat kasus Corona terus naik angkanya, Jayen mengingatkan masyarakat agar jangan terlena. Tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan Covid-19. “Mari kita lawan bersama persebaran virus Corona ini," ajaknya. (sol)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini