Dorothea Persembahkan Prestasi Sebelum Tinggalkan SMPN 3 Purworejo

Pada Pekan Olahraga Pelajar 2026 berhasil menyabet juara I lari 3.000 meter dan juara II lari 1.500 meter.

Dorothea Persembahkan Prestasi Sebelum Tinggalkan SMPN 3 Purworejo
Dorothea menunjukkan medali kemenangan, juara I lari 3000 meter dan juara II lari 1.500 meter. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Dorothea saat ini tercatat sebagai alumni SMPN 3 Kabupaten Purworejo setelah acara pelepasan siswa kepada orang tuanya, Selasa (2/6/2026). Pada akhir masa studinya, pemilik nama lengkap Dorothea Cesarhya Prilaningtyas Prasetyo (15) itu mempersembahkan prestasi sebelum meninggalkan sekolahnya.

Atlet lari yang pada Pekan Olahraga Daerah tingkat pelajar 2026 di Purworejo ini berhasil menyabet juara I lari 3.000 meter dan juara II lari 1.500 meter. Karena prestasinya, SMPN 3 Purworejo sebagai juara umum cabang olahraga atletik di Popda 2026.

Dia merasa prestasi yang diraih itu atas dukungan pihak sekolah. "Saya mengucapkan terima kasih kepada para guru yang sudah membimbing, sampai mendapatkan prestasi ini. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang sudah mendukung, antar-jemput saat latihan, membelikan sepatu, jersey dan lainnya yang dibutuhkan," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Selain lari, Thea, panggilan akrabnya juga tercatat sebagai atlet renang dan berhasil menyabet kelas Sprint 50 meter dan 100 meter. Dia berharap prestasi tersebut akan menjadi motivasi adik kelasnya mengangkat nama baik sekolah. "Semoga adik kelas saya lebih semangat dan rajin belajar sehingga mampu mengukir prestasi," ujarnya.

Pencetak juara

Kepala SMPN 3 Purworejo, Maryanto, mengatakan pihaknya mendukung kemampuan siswa untuk meraih prestasi. "Kita memang selalu memunculkan bakat siswa dengan maksimal apalagi anak yang sudah ada bakat kita kembangkan kemampuannya. Selain olahraga, sekolah juga memacu prestasi akademis. Sebagai Sekolah Pencetak Juara kita berusaha maksimal akademis dan non-akademis kita dukung," ungkapnya.

SMPN 3 Purworejo memiliki berbagai ekstrakurikuler seperti atletik. Pihaknya mendatangkan pelatih dari luar jika dari sekolah tidak ada guru yang mampu. Untuk ekstrakurikuler, keinginan sekolah ingin menambah lagi namun hal tersebut berkaitan dengan pendanaan, maka diserahkan ke orang tua melalui komite. Sekolah men-support kemampuan siswa di bidang akademik maupun non-akademik agar bisa berprestasi.

SMPN 3 Purworejo telah menyerahkan apresiasi kepada 89 siswa yang berhasil memperoleh kejuaraan. Penghargaan diberikan atas prestasi, terhitung dari bulan Januari hingga tanggal pemberian.

"Saya berharap SMPN 3 Purworejo tetap eksis, sebagai Sekolah Pencetak Juara, mudah-mudahan tahun depan bisa menyelesaikan misi visi dan menjaga marwah sekolah," katanya. (*)