Dibagikan di Purworejo, Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Mampu Angkut Beban 110 Kilogram

Nyaman dan tanpa guncangan di jalan halus seputar Alun-alun Purworejo.

Dibagikan di Purworejo, Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Mampu Angkut Beban 110 Kilogram
Bupati Purworejo Yuli Hastuti mencoba menumpang becak listrik bantuan Presiden Prabowo. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Presiden Prabowo Subianto memberikan bantuan 200 unit becak listrik kepada para tukang becak di Kabupaten Purworejo. Becak produksi PT Pindad seharga sekitar 22 juta per unit itu diharapkan bisa mempermudah para tukang becak mencari nafkah tanpa harus berkeringat mengayuh becak konvensional.

Becak listrik itu memiliki fitur modern yang tidak ada pada becak konvensional. Selain dilengkapi LCD, juga dapat menampilkan notifikasi penting seperti kapasitas baterai, kecepatan serta jarak tempuh.

Becak listrik mampu menempuh jarak yang cukup jauh dan mampu mengangkut beban hingga 110 kilogram, tidak termasuk pengemudi. Kecepatan maksimumnya mencapai 15 km per jam sehingga cukup aman digunakan di kawasan permukiman.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purworejo mencoba menjadi penumpang becak listrik dengan berkeliling Alun-alun Purworejo, Rabu (24/12/2025). "Nyaman dan tanpa guncangan di jalan halus seputar Alun-alun Purworejo tadi," kata bupati.

Terlihat ceria

Start dari Gedung Pendopo Kabupaten Purworejo, rombongan memutari kawasan alun-alun lalu kembali ke titik semula. Terlihat keceriaan para tukang becak usai dilakukan penyerahan bantuan becak listrik dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kepada 200 tukang becak lansia di Kabupaten Purworejo.

Penyerahan bantuan secara simbolis berlangsung di Pendopo Kabupaten Purworejo dan disambut antusias oleh para penerima.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Presiden Prabowo, setua ini kalau nggenjot pedhal sudah nggak kuat apalagi kalau ketemu jalan tanjakan, becak ini kado akhir tahun yang sangat saya nantikan buat cari nafkah," kata bapak tua yang akrab dipanggil Pak Conding.

Bupati Yuli Hastuti menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas kepedulian dan perhatian besar kepada masyarakat kecil, khususnya para pengayuh becak lansia.

Dana pribadi

“Bantuan becak listrik ini merupakan bentuk perhatian langsung Bapak Presiden kepada para pengayuh becak yang telah lama menggantungkan hidup dari profesi tersebut. Bantuan ini berasal dari dana pribadi Presiden dan disalurkan secara transparan,” kata bupati.

Dia berharap bantuan tersebut meringankan beban kerja para pengayuh becak, meningkatkan produktivitas serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan penerima dan keluarganya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Purworejo, kami menyampaikan rasa hormat dan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto, Yayasan GSN serta seluruh pihak yang telah menghadirkan harapan dan manfaat nyata bagi masyarakat Purworejo,” tambahnya.

Wakil Ketua Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Nanik S Deyang, menyatakan program bantuan becak listrik merupakan manifestasi kepedulian pribadi Presiden Prabowo Subianto yang telah berjalan jauh sebelum menjabat presiden.

100 kabupaten

“Anggaran menggunakan uang pribadi Presiden Prabowo, bukan anggaran negara. Sampai saat ini sudah lebih dari 100 kabupaten dan kota yang disinggahi untuk penyaluran becak listrik bantuan pribadi Bapak Presiden. Di Purworejo disalurkan sebanyak 200 unit becak listrik,” kata Nanik.

"Gimana Bapak-bapak, Pak Prabowo sangat sayang kepada panjenengan semua sampai memberikan semua becak listrik ini, dan ini semua produk PT Pindad sama dengan mobil beliau, bangga kan Bapak-bapak sekalian?" katanya.

Bantuan Ini diberikan tanpa syarat dan sepenuhnya menjadi hak milik penerima namun tak boleh diperjualbelikan. Mayoritas penerima adalah tukang becak lansia yang selama puluhan tahun harus menyewa becak dan mengayuh dengan tenaga di tengah persaingan kendaraan bermotor.

“Dengan becak listrik ini, mereka tidak perlu lagi mengayuh. Bahkan di beberapa daerah, pendapatan para tukang becak meningkat hingga dua sampai tiga kali lipat,” ungkapnya.

Listrik 450 watt

Becak listrik dapat diisi daya menggunakan listrik rumah tangga 450 watt, sehingga tetap terjangkau bagi para penerima. Ke depan, Yayasan GSN bersama Presiden Prabowo Subianto menargetkan penyaluran puluhan ribu becak listrik hingga tahun 2028 untuk membantu tukang becak di seluruh Indonesia.

Program ini diharapkan tidak hanya membantu meningkatkan kesejahteraan para pengayuh becak lansia, tetapi juga menjadi inspirasi kepedulian sosial bagi berbagai pihak dalam mendukung kelompok masyarakat rentan. (*)