Ciptakan Kawasan Permukiman Bebas Kumuh, KSM Tiga Desa di Klaten Ikuti Pembinaan
Di Kabupaten Klaten hanya ada satu TPA sampah di Desa Troketon Kecamatan Pedan. Tumpukan sampah di TPA tersebut semakin banyak.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) di tiga desa wilayah Kecamatan Jatinom Kabupaten Klaten mengikuti pembinaan di aula Kantor Camat Jatinom, Rabu (13/8/2025).
Pembinaan terhadap KSM dalam rangka peningkatan kapasitas KSM pengelola sampah berbasis masyarakat untuk mewujudkan kawasan permukiman bebas kumuh tersebut diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperakim) Kabupaten Klaten.
Adapun narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Klaten. Tampak hadir sejumlah anggota Komisi 3 DPRD Kabupaten Klaten dan perwakilan Pemerintah Kecamatan Jatinom.
Kepala Bidang Kawasan Permukiman dan Pertanahan Disperakim Kabupaten Klaten, Waris Handoyo, menyampaikan kegiatan penanganan dan pengelolaan sampah berbasis masyarakat dilaksanakan dalam rangka mewujudkan kawasan permukiman bebas kumuh.
Bebas sampah
Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dari tiga desa kategori desa kumuh yang mengikutinya pembinaan yakni Desa Beteng, Desa Bengking dan Desa Glagah.
Waris berharap, KSM tiga desa tersebut ikut berperan aktif secara guyub dan gotong-royong mewujudkan masyarakat/desa yang asri dan nyaman, bebas sampah dan kumuh.
"Yang nantinya menjadikan masyarakat sejahtera diawali dari lingkungan masing-masing," kata Waris seraya berkata kegiatan tersebut juga mewujudkan 10 Program Pokok Bupati dan Wakil Bupati Klaten Mewujudkan Lingkungan yang Asri dan Nyaman.
Dinas Perakim akan komitmen membantu masyarakat ketika di wilayah ada satu atau dua lokasi yang butuh dibantu, seperti drainase atau lingkungan yang kurang sehat atau kurang baik bisa diberi bantuan.
Merasa prihatin
Seperti yang saat ini ada di wilayah Desa Krajan Jatinom sedang dikerjakan proyek drainase dari Dinas Perakim.
Anggota Komisi 3 DPRD Klaten yang menjadi mitra kerja Dinas Perakim, Legiman, merasa prihatin terkait permasalahan sampah di Kabupaten Klaten. Menurut politisi dari Partai Persatuan Pembangunan itu, darurat sampah bukan hanya terjadi di tanah air tapi juga dunia.
Saat ini, di Kabupaten Klaten hanya ada satu TPA sampah di Desa Troketon Kecamatan Pedan. Tumpukan sampah di TPA tersebut semakin banyak dan saatnya pengelolaan sampah dioptimalkan.
Dia mencontohkan saat terjun ke sawah dan ketika sedang menggarap sawah, tidak jarang dirinya menemukan sampah plastik, pampers dan BH.
Masal Gurusinga
