Bulog Beli Gabah Kering Panen Langsung ke Petani Penggarap

Bulog tidak melayani penjualan GKP oleh penebas padi di sawah.

Bulog Beli Gabah Kering Panen Langsung ke Petani Penggarap
Pembelian beras oleh Bulog dari petani di Kecamatan Buluspesantren Kebumen. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Melalui Program penyerapan Gabah Kering Panen (GKP), Bulog hanya melayani pembelian GKP dari petani penggarap atau melalui Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Bulog tidak melayani penjualan GKP oleh penebas padi di sawah.

"Harga GKP Rp 6.500 per kilogram dinikmati petani penggarap atau pemilik lahan," kata Iksan Suradilaga, Pemimpin Cabang Bulog Magelang, kepada koranbernas.id, Rabu (5/3/2025).

Petugas Bulog terdekat sebelum melakukan transaksi pembelian memastikan GKP yang hendak dibeli Bulog merupakan beras milik petani, bukan beras milik penebas atau pembeli GKP dari petani.

Petugas hanya melayani pembelian GKP dari petani dengan harga Rp 6.500 per kg. "Harga itu yang diterima petani penggarap," kata Iksan Suradilaga.

Ada petugas

Iksan menjelaskan, di wilayah kerjanya meliputi Kabupaten Magelang, Wonosobo, Temanggung, Kebumen serta Kota Magelang, pada setiap kabupaten/kota sudah ada petugas dan Kepala Gudang Bulog yang bisa dihubungi petani atau Gapoktan untuk proses penyerapan GKP.

"Transaksi penyerapan GKP bisa melalui Gapoktan atau petani berhubungan dengan petugas Bulog terdekat," kata Iksan Suradilaga.

Realisasi penyerapan GKP dan beras di wilayahnya hingga Selasa (4/3/2025) mencapai 3.221.924 kg setara beras atau 5,10 persen dari target tahun 2025. Tahun ini, target penyerapan GKP 23.678 ton lebih, beras 50.557 ton lebih. Perincian penyerapan GKP 1.953 ton lebih, beras 2.264 ton lebih.

Seorang petani warga Kecamatan Buluspesantren, Sunaryo (62) menyatakan sudah melakukan penjualan GKP panen Musim Tanam 2024 - 2025 dengan harga pembelian GKP Rp 6.500 per kg. (*)