Budaya Nusantara Menggema di iForte NDC 2026

Kompetisi dibuka 16 Oktober 2025 dan berhasil menjaring 710 pendaftar dari 227 kota dan kabupaten se-Indonesia.

Budaya Nusantara Menggema di iForte NDC 2026
Grup tari SMKN 5 Denpasar juara regional Yogyakarta dalam iForte NDC 2026 di Yogyakarta, Minggu (11/1/2026). (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Denting alat musik tradisional berpadu irama pop modern dan kostum budaya Nusantara kontemporer ditampilkan puluhan penari muda dalam ajang iForte National Dance Competition (NDC) “Inspirasi Diri” 2025-2026 yang digelar di Ambarrukmo Plaza Yogyakarta, Minggu (11/1/2026) malam. Mereka mengekspresikan identitas budaya mereka dengan penuh percaya diri.

Ajang ini menjadi babak Kurasi Offline regional Yogyakarta, sekaligus menandai dimulainya rangkaian kompetisi tari tingkat nasional yang diselenggarakan iForte dan Protelindo Group untuk pelajar SMA/SMK sederajat dan mahasiswa dari seluruh Indonesia.

Bukan sekadar kompetisi, NDC menjadi ruang pertemuan antara kreativitas anak muda, semangat sportivitas dan upaya pelestarian budaya dalam format yang relevan dengan zaman.

“Ini memang tahun kedua kami, dan kami melihat bahwa antusiasme, kreativitas, kemudian kebanggaan para finalis atau peserta itu luar biasa,” ujar Silvi Liswanda l, Vice President Director & Deputy CEO of iForte, di sela acara.

Se-Indonesia

Kompetisi ini resmi dibuka 16 Oktober 2025 dan berhasil menjaring 710 pendaftar dari 227 kota dan kabupaten se-Indonesia. Dari jumlah tersebut, terpilih 21 grup semifinalis yang terdiri dari 11 grup sekolah dan 10 grup mahasiswa. Mereka tampil di babak Kurasi Offline Yogyakarta.

“Acara ini membuat kita semakin cinta budaya, bangga akan Indonesia, dan itu ditularkan kepada generasi muda,” ungkapnya.

Setiap tim menampilkan koreografi wajib dengan lagu Inspirasi Diri dan satu koreografi bebas. “Dari sisi kualitas, kreativitas, warna kostum, lagu yang digunakan, dan konsepnya juga semakin menarik,” jelasnya.

Victor Sihombing selaku General Manager Marketing Communication iForte menambahkan di DIY jumlah pendaftar lebih dari 50. “Namun yang terkurasi untuk tampil hari ini ada 21 peserta,” katanya.

Pop modern

Lagu tema Inspirasi Diri merupakan kolaborasi iForte dan Protelindo Group dengan Eross Candra (Sheila on 7), Yura Yunita, Yuyun Arfah, Yan Josua, Batavia Madrigal Singers, Abim Finger, El Pitu Candra, dan musisi tradisional Dunung Basuki. Liriknya ditulis oleh Silvi Liswanda sebagai Vice President Director & Deputy CEO iForte.

Lagu ini memadukan pop modern dengan senandung Toraja, chanting Indonesia, serta 11 alat musik tradisional dari berbagai daerah.

Salah satu peserta yang menarik perhatian datang dari SMK Negeri 5 Denpasar, Bali. Grup tari bernama Semata ini bersama Wu Light dari ISI Yogyakarta mewakili regional DIY melaju ke NDC di tingkat nasional.

Suci, salah seorang anggota tim menceritakan proses menuju panggung Yogyakarta bukan perjalanan singkat. “Kurang lebih selama sebulan. Dari awal kami daftar online, lalu ada penambahan profil online, setelah itu lolos pengajuan produk ke semifinal, lalu latihan selama beberapa minggu,” ujar Suci.

Sempat takut

Tim ini mengusung konsep etnik modern yang memadukan unsur tradisi Bali dengan sentuhan kontemporer.

“Awalnya kami sempat takut, karena yang kami tahu di luar Bali lebih tertarik ke kontemporer. Jadi kami membawa tradisi yang kami campur dengan elemen modern. Jadinya etnik modern, ada tradisinya, ada modernnya,” katanya.

Judul tarian mereka mengikuti judul lagu yakni Inspirasi Diri. Untuk persiapan ke tingkat nasional, mereka berencana melakukan penyempurnaan. “Kami akan memperbarui dari segi kostum, properti dan koreografi,” ujar Suci.

Keputusan mengikuti kompetisi ini juga dilandasi keinginan belajar lintas budaya. “Kami melihat Jogja itu seninya juga kental seperti Bali. Kami tertarik dengan keraton, budayanya, dan suasananya. Kami ingin belajar,” ujarnya. (*)