BBM Nonsubsidi Naik, Si Bulan Tetap Setia Melayani Anak Sekolah  

layanan Si Bulan diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta mendukung terciptanya transportasi inklusi yang berkelanjutan di Kabupaten Sleman

BBM Nonsubsidi Naik, Si Bulan Tetap Setia Melayani Anak Sekolah  
Para pelajar antusias memanfaatkan layanan Si Bulan Dishub Sleman. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mengoptimalkan layanan Bus Sekolah Layak Anak Sleman (Si Bulan) di tengah kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dishub Sleman, Heri Kuntadi mengatakan, Si Bulan merupakan layanan transportasi khusus pelajar untuk memberikan sarana transportasi yang aman, nyaman, gratis, dan ramah anak guna mendukung mobilitas pelajar menuju dan dari sekolah. Layanan dilakukan melalui beberapa koridor yang menghubungkan wilayah permukiman dengan kawasan sekolah.

“Dengan layanan Si Bulan diharapkan dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi oleh pelajar, menekan angka kecelakaan lalu lintas, serta mendukung terciptanya transportasi inklusi yang berkelanjutan di Kabupaten Sleman,” kata Heri, Rabu (10/6/2026).

Heri menjelaskan, penumpang  yang dilayani meliputi pelajar Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) sederajat, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat. Dishub menyiapkan empat koridor bus yang bisa dinikmati gratis sejumlah 4 unit, dibagi dalam 4 koridor terdiri dua 2 unit bus kecil (19 seat) dan 2 unit bus sedang (27 seat).  Setiap armada dipersiapkan 1 orang sopir dan 1 petugas pendamping.

“Hari operasional, mulai Senin hingga Jumat, pagi pukul 06.00 WIB hingga 07.00 WIB. Dan siang mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan 16.00 WIB. Disesuaikan dengan jadwal sekolah dan kondisi lapangan,” bebernya.

Untuk rute bus sekolah koridor 1 mulai start di Halaman Kantor Dishub  berakhir di Pasar Belut Godean. Sedangkan koridor 2 mengambil rute sebaliknya. Bus koridor 3 mengambil rute mulai Terminal Pakem dan titik akhir di Bandara Adisucipto. Koridor 4 menempuh rute sebaiknya.

“Penumpang hanya tinggal menunggu di halte-halte yang tersedia sepanjang jalur rute yang ada,” kata Heri. 

Berdasarkan data, layanan transportasi gratis ini mendapatkan sambutan positif, para pelajar antusias memanfaatkan fasilitas ini, terbukti jumlahnya terus bertambah. Menurut data bulan Mei 2025 jumlah penumpang mencapai 899 siswa.

“Jumlah penumpang pada Mei 2026 mencapai 1.187 orang, mereka antusias menggunakan fasilitas gratis ini,” jelasnya.

Diungkapkan Heri, meski terdampak efesiensi anggaran dan kenaikan bahan bakar minyak Pertamina Dex (non subsidi), pihaknya tetap berupaya memaksimalkan layanan gratis.

“Ini kan layanan umum yang tidak dipungut biaya, hingga saat ini kita masih menggunakan BBM non subsidi Pertamina Dex dulu harganya kisaran Rp 12 ribu per liter, sekarang naik menjadi Rp 24.800. Akhirnya dilakukan pemangkasan anggaran sebanyak Rp 50 juta dari biaya pemeliharaan gedung,” ungkap Heri.

Sementara itu, Kepala Seksi Keselamatan Transportasi Dishub Sleman, Rosalyna Setia Wardhan menambahkan, pihaknya rencananya juga akan mengoperasikan satu unit armada tambahan untuk memperluas jangkauan layanan, yakni berupa unit bus Sekolah Rakyat (SR) bantuan dari Kementerian Perhubungan pada 2025.

“Sementara ini belum ada penambahan trayek/koridor, memang kami dapat bantuan dari Kemenhub berupa bus SR, untuk operasional belum  diputuskan,” tambah Rosa. (*)

 

Berikut rute perjalanan Si Bulan:

Bus koridor 1 :

  • Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman - Jalan Beran Pangukan – Jalan Wadas Cebongan - Jalan Cebongan Seyegan - Jalan Godean Seyegan – Jalan Demak Ijo Kebon Agung - Pasar Belut Godean

Bus koridor 2 

  • Pasar Belut Godean-Jalan Demak Ijo-Kebon Agung - Jalan Godean Seyegan- Jalan Cebongan Seyegan- Jalan Wadas Cebongan – Jalan Beran Pangukan- Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman

Bus koridor 3

  • Terminal Pakem - Jl. Kaliurang - Jl. Besi-Jangkang - Jl. Ngaglik - Jl. Raya Kabunan - Jl. Raya Babadan - Jl. Raya Tajem - Ringroad Utara - Jl. Raya Solo-Yogyakarta - Bandara Adisucipto.

 Bus koridor 4 

  • Bandara Adisucipto - Jl. Raya Solo-Yogyakarta - Ringroad Utara - Jl. Raya Tajem - Jl. Raya Babadan - Jl. Raya Kabunan - Jl. Ngaglik - Jl. Besi-Jangkang - Jl. Kaliurang – Terminal Pakem.