Politik yang Sejuk, PKB DIY Gelar Fun Match Mini Soccer
Dikemas dalam suasana penuh sportivitas, kebersamaan dan persaudaraan lintas partai politik, media, serta mitra kelembagaan.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Dewan Pengurus Wilayah PKB Daerah Istimewa Yogyakarta (PKB DIY) menggelar Fun Match Mini Soccer, Sabtu (25/7/2026), di JEC Mini Soccer.
Fun Match Mini Soccer Harlah ke-28 PKB kali ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk terus membangun politik yang sejuk, mengedepankan persaudaraan serta memperkuat kolaborasi lintas sektor demi terciptanya kehidupan demokrasi yang harmonis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Fun Match Mini Soccer diikuti enam tim yakni PKB DIY, Banteng Istimewa (PDI Perjuangan), Garda Keadilan (PKS), Gerindra DIY, Setwan DPRD DIY dan Jogja Press yang merupakan gabungan wartawan dari berbagai media di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertandingan dengan sistem setengah kompetisi dan keluar sebagai juara Garda Keadilan dan juara II Jogja Press wartawan DPRD DIY.
Turut hadir Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar S Ag, Ketua DPTW PKS DIY Budi Wiyarno, Sekretaris DPD Partai Gerindra DIY Nur Subiyantoro, Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga di jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan DIY, Christian Adi Wijaya Laksana, serta jajaran pengurus partai politik, anggota Fraksi PKB, perwakilan Sekretariat DPRD DIY dan tamu undangan.
Umaruddin Masdar yang juga Wakil Ketua DPRD DIY itu mengatakan Fun Match Mini Soccer tidak hanya dimaknai sebagai perayaan usia partai tetapi juga sebagai momentum mempererat silaturahmi dengan berbagai elemen.
"Kami ingin momentum hari lahir PKB tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga kegiatan yang mampu mempererat silaturahmi, membangun komunikasi serta memperkuat persaudaraan di antara seluruh elemen bangsa," katanya.
Hubungan harmonis
Menurut Umaruddin, perbedaan pilihan politik tidak menjadi penghalang untuk terus menjaga hubungan yang harmonis. Melalui olahraga, seluruh peserta dapat bertemu dalam suasana yang cair, penuh keakraban dan menjunjung tinggi sportivitas.
"Olahraga mengajarkan kita tentang sportivitas, kerja sama, saling menghormati, dan persaudaraan. Di lapangan kita boleh saling berkompetisi, tetapi di luar lapangan kita tetap bersahabat, tetap bersaudara dan bersama-sama memiliki tanggung jawab membangun Daerah Istimewa Yogyakarta serta Indonesia," tambahnya.
Dia berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi ruang silaturahmi lintas partai politik, media dan berbagai mitra kelembagaan sehingga tercipta komunikasi yang semakin baik dan suasana demokrasi yang sehat.
"Tidak hanya untuk menjaga kebugaran, tetapi juga memperkuat kekeluargaan, mempererat silaturahmi, serta membangun komunikasi yang baik antarpartai politik, media, dan berbagai mitra kelembagaan. Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus dijaga oleh PKB," kata Umaruddin.
---
