Baznas Kebumen Salurkan Rp1,56 Miliar ZIS untuk 3.082 Mustahik

Baznas Kabupaten Kebumen menyalurkan ZIS tahap II senilai Rp1,562 miliar kepada 3.082 mustahik. Bupati Lilis Nuryani menilai manfaat program tersebut jauh lebih besar daripada nilai bantuannya.

Baznas Kebumen Salurkan Rp1,56 Miliar ZIS untuk 3.082 Mustahik
Foto bersama seusai penyerahkan bantuan secara simbolis kepada penerima ZIS tahap II Baznas Kabupaten Kebumen saat kegiatan pendistribusian di Kebumen, Jumat (24/7/2026). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN — Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kebumen menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) tahap II senilai lebih dari Rp1,562 miliar kepada 3.082 mustahik di enam kecamatan. Bantuan tersebut menyasar penerima manfaat di Kecamatan Karanganyar, Puring, Petanahan, Klirong, Karanggayam, dan Sruweng.

"Nilainya memang besar. Namun manfaatnya jauh lebih besar," kata Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat Pendistribusian ZIS Tahap II Baznas Kebumen, Jumat (24/7/2026).

Menurut Lilis, program Baznas yang mencakup bidang pendidikan, kesehatan, sosial, keagamaan, dan pemberdayaan ekonomi telah membantu memperbaiki kehidupan para mustahik. Melalui program tersebut, ada anak yang dapat melanjutkan sekolah, warga memperoleh alat bantu kesehatan, keluarga memiliki rumah yang lebih layak, hingga pelaku usaha mendapat kesempatan mengembangkan usahanya.

"Itulah makna zakat, menghidupkan harapan, menjaga martabat, dan menguatkan persaudaraan," ujarnya.

Lilis mengapresiasi Baznas Kabupaten Kebumen, seluruh Unit Pengumpul Zakat, aparatur sipil negara (ASN), dunia usaha, lembaga keuangan, serta masyarakat yang telah mempercayakan penyaluran ZIS kepada Baznas.

Ia juga mengucapkan selamat kepada pimpinan Baznas Kabupaten Kebumen periode 2026–2031. Menurutnya, kepengurusan baru diisi oleh sosok yang berpengalaman, berintegritas, dan memiliki kepedulian tinggi.

Lilis berpesan agar Baznas terus memperkuat tata kelola, menjaga kepercayaan masyarakat, memperluas jangkauan pelayanan, serta memperbanyak program pemberdayaan.

"Saya berharap BAZNAS Kabupaten Kebumen tumbuh menjadi lembaga yang semakin dipercaya, semakin profesional, dan semakin banyak memberi manfaat bagi masyarakat," katanya.

Ia menegaskan, kepercayaan merupakan modal utama Baznas. Karena itu, pengelolaan ZIS harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar penghimpunan zakat terus meningkat dan semakin banyak warga yang terbantu.

Kepada para penerima manfaat, Lilis mengajak agar bantuan tersebut dimanfaatkan sebagai penyemangat untuk terus berusaha. Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Kebumen akan terus memperkuat pembangunan dan pelayanan publik, sementara Baznas melengkapinya melalui kepedulian sosial.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Kebumen Mahmud Fauzi mengatakan pendistribusian ZIS tahap II semula dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026. Namun, proses tersebut tertunda karena adanya pergantian pimpinan Baznas.

Menurut Mahmud, dana ZIS tahap II senilai lebih dari Rp1,562 miliar disalurkan kepada 3.082 mustahik di enam kecamatan.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak, Ibu, Saudara, pimpinan OPD, satuan kerja, dan badan usaha yang telah mempercayakan penyaluran ZIS melalui BAZNAS Kabupaten Kebumen," katanya.

Mahmud menegaskan Baznas Kabupaten Kebumen akan terus mengelola ZIS secara amanah sesuai syariat Islam dan peraturan yang berlaku. (*)