atas1

Alumni Beasiswa Jerman Kumpul di Yogyakarta, Ini yang Dibicarakan

Sabtu, 08 Feb 2020 | 17:29:40 WIB, Dilihat 358 Kali
Penulis : Muhammad Zukhronnee Ms
Redaktur

SHARE


Alumni Beasiswa Jerman Kumpul di Yogyakarta, Ini yang Dibicarakan Paulus Bawole memberikan keterangan usai pembukaan BfdW Alumni Conference 2020 di kampus UKDW, Sabtu (8/2/2020). (muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)

Baca Juga : Kunci Cari Uang Itu Jangan Mikir Uang


KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta menjadi tuan rumah Brot fur die Welt (BfdW) Alumni Conference 2020. Acara ini diselenggarakan sejak Jumat 8 Februari hingga  11 Februari 2020.

Menurut Chairman BfdW Alumni Conference, Dr lng lr Paulus Bawole MlP, Brot fur die Welt atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama Breadfor the World adalah sebuah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) kepanjangan tangan pengembangan gereja-gereja Protestan di Jerman yang memberikan beasiswa bagi masyarakat yang ingin melanjutkan studinya jenjang S1, S2, dan S3 di Jerman.

"Jerman merupakan salah satu negara favorit bagi masyarakat Indonesia untuk melanjutkan studi, bahkan ada banyak peneliti yang melakukan penelitian pascadoktoral di perguruan tinggi Jerman. Dari sekian banyak alumni universitas Jerman yang berasal dari Indonesia, terdapat kurang lebih 130 alumni yang mendapatkan beasiswa dari deW ini," jelas Paulus Bawole usai pembukaan Brot fur die Welt (BfdW) Alumni Conference 2020 di kampus UKDW, Sabtu (8/2/2020).

Awalnya lembaga beasiswa ini bernama Ecumenical Study Foundation atau dalam bahasa Jerman dikenal dengan Ocumenisches Studienwerk e.V. (OSW) yang didirikan pada 1970 di Bochum. Kemudian pada 2003 lembaga ini diintegrasikan ke dalam Evangelischer Entwicklungsdienst e.V. (EED)/the Protestant Development Service) di Bonn.

Sejak 2012 pelayanan lembaga beasiswa gereja Protestan di Jerman dilanjutkan pada institusi BfdW di Berlin, ibukota Jerman.

Hingga hari ini sekitar 4.000 beasiswa diberikan kuliah program pascasarjana di Jerman, negara-negara Eropa lainnya dan negara-negara bagian selatan. Sebagian besar para sarjana kembali ke negara mereka setelah menyelesaikan studi dan melanjutkan pekerjaan di organisasi mitra BfdW di seluruh dunia termasuk Indonesia.

Lebih lanjut Paulus Bawole mengungkapkan para alumni OSW, EED dan BfdW yang tinggal tersebar di berbagai kota atau wilayah di Indonesia sekarang bekerja di lembaga-lembaga seperti institusi pendidikan tinggi sebagai dosen dan peneliti, LSM, maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS).

”Oleh karena itu semua alumni yang mendapatkan beasiswa dari OSW, EED, dan BfdW diundang untuk bergabung dalam konferensi serta membagikan pengalamannya, terutama karya di bidang pemberdayaan masyarakat," lanjutnya.

Dengan diselenggarakannya BfdW Alumni Conference ini diharapkan dapat memperkuat jejaring, mengakomodasi, serta meningkatkan kontribusi alumni OSW, EED, dan deW bagi kemajuan bangsa Indonesia di segala aspek.

Pertemuan alumni OSW, EED dan deW di Yogyakarta dibagi menjadi beberapa kegiatan di antaranya konferensi, kunjungan lapangan dan diskusi dengan lembaga mitra BfdW. Isi dari semua kegiatan termasuk tema konferensi merujuk pada motto tahunan BfdW yaitu Hunger for Justice.

Di akhir progam, para alumni diharapkan dapat memperkuat kerja sama di antara alumni Indonesia dengan membentuk jaringan alumni Bread for the World Indonesia, sehingga dapat berkolaborasi dalam bidang penelitian maupun pemberdayaan masyarakat. (sol)



Sabtu, 08 Feb 2020, 17:29:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 1005 View
Kunci Cari Uang Itu Jangan Mikir Uang
Sabtu, 08 Feb 2020, 17:29:40 WIB Oleh : Sholihul Hadi 854 View
Anak-anak Muda Ini Siap Bantu Masyarakat Agar Tak Jadi Korban Digital
Sabtu, 08 Feb 2020, 17:29:40 WIB Oleh : Muhammad Zukhronnee Ms 563 View
Bahaya Tertelan, Hindari Kemas Produk Kuliner Pakai Staples

Tuliskan Komentar