Wajib Belajar 13 Tahun, Terbuka Peluang TK Swasta Menjadi Negeri

Lebih dari 1.000 guru PAUD/TK masih berstatus honorer.

Wajib Belajar 13 Tahun, Terbuka Peluang TK Swasta Menjadi Negeri
Bupati Purworejo Yuli Hastuti memberikan sambutan saat Halal Bihalal Keluarga Besar IGTKI-PGRI Kabupaten Purworejo, Sabtu (11/4/2026), di Ganesha Convention Hall. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pemerintah mendorong kebijakan wajib belajar 13 tahun dari sebelumnya 12 tahun. Lewat kebijakan tersebut terbuka peluang Taman Kanak-kanak (TK) swasta menjadi TK negeri. TK merupakan bagian penting dari jalur formal sistem penyelenggaraan pendidikan anak usia dini (PAUD), selama satu tahun.

Saat Halal Bihalal Keluarga Besar IGTKI-PGRI Kabupaten Purworejo, Sabtu (11/4/2026), di Ganesha Convention Hall, Ketua IGTKI-PGRI Purworejo, Purwani, menyampaikan guru PAUD/TK bisa menjadi PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja) jika sudah mengajar di TK Negeri.

“Dengan beralihnya TK swasta menjadi negeri maka akan semakin berpeluang guru PAUD /TK menjadi PPPK," jelasnya.

Ketua IGTKI-PGRI Kabupaten Purworejo, Purwani, menyampaikan pesan kepada guru PAUD /TK untuk selalu bersemangat mengajar. "Dengan semangat dan tekun mengajar, kesejahteraan akan berjalan seiring dengan waktu," jelasnya di sela acara.

Bupati Purworejo Yuli Hastuti foto bersama pengurus IGTKI-PGRI Purworejo. (wahyu nur asmani ew/koranbernas.id)

Dia mengungkapkan, saat ini guru PAUD/TK dengan status ASN atau PPPK berjumlah sekitar 80 orang, sementara lebih dari 1.000 guru PAUD/TK masih berstatus honorer.

"Di Purworejo ada tiga TK Negeri yaitu di Kecamatan Purworejo, Kecamatan Bayan dan Kecamatan Bener. Dengan wajib belajar 13 tahun membawa harapan baru untuk guru menjadi PPPK," katanya.

Purwani menyampaikan, ada apresiasi dari Bupati Purworejo Yuli Hastuti untuk guru PAUD/TK yang ikhlas mendidik, walaupun belum memperoleh kesejahteraan secara penuh.

Dia mencontohkan dirinya awalnya hanya sebagai guru bantu. Seiring berjalannya waktu, bisa menjadi ASN. "Saya berharap teman-teman guru PAUD/TK tetap semangat, jangan pantang menyerah, cita-cita bisa tercapai," tandasnya.

Tumbuh kembang

Yuli Hastuti sepakat, kualitas pembelajaran perlu terus ditingkatkan melalui pendekatan yang kreatif, menyenangkan dan berorientasi pada tumbuh kembang anak.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh pendidik TK dan PAUD atas dedikasi, kesabaran dan pengabdian mereka mendidik serta membentuk karakter generasi penerus bangsa sejak usia dini.

"Peran guru TK dan PAUD sangat penting dalam membentuk karakter dan fondasi awal generasi penerus bangsa, karena pada tahap ini nilai kedisiplinan, kemandirian dan budi pekerti mulai ditanamkan," ujarnya. (*)