Tempat Tidur Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kulonprogo Terisi 100 Persen

Tempat Tidur Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Kulonprogo Terisi 100 Persen

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Seluruh bed di rumah sakit rujukan utama Covid-19 di Kulonprogo telah penuh terisi sebesar 100 persen, menyusul lonjakan pasien terkonfirmasi Covid-19 pada minggu terakhir ini. Diperparah lagi antrean Instalasi Gawat Darurat masih banyak.

Ketua Komisi 1 DPRD Kulonprogo, Drs Suharto, yang juga Ketua DPD Golkar Kulonprogo, Minggu (11/7/2021), mengatakan DPRD Kulonprogo telah mendorong penambahan secara maksimal bed pada rumah sakit rujukan utama. Jika masih kurang, dimungkinkan adanya tenda darurat untuk menangani pasien Covid-19 di Kulonprogo. Tenda darurat sangat diperlukan untuk  upaya pertolongan pertama agar pasien dapat terselamatkan.

Suharto menadaskan, pasien terkofirmasi Covid-19 yang isolasi mandiri (isoman) sudah mencapai angka di atas 3.500 pasien sehingga sangat dibutuhkan oksigen. Namun semua rumah sakit yang ada selalu penuh.

Diharapkan setelah pasien teratasi, pihak rumah sakit rujukan segera membuat bangsal–bangsal di bekas Rumah Sakit Umum Daerah agar lebih manusiawi.

Sedangkan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19  Kulonprogo, Baning Rahayujati, mengatakan dua rumah sakit rujukan utama Covid-19 yaitu RSUD Wates berkapasitas 40 bed terdiri dari ICU kapasitas 6 bed dan 34 bed, seluruhnya sudah  terisi penuh. Sementara antrean di IGD masih ada 13 pasien.

“RSUD Nyi Ageng Serang sebanyak 24 bed, semuanya juga sudah terisi. Antrean di IGD masih ada 4 pasien. Jadi seluruh bed yang ada di rumah sakit rujukan utama Covid-19 sebanyak 64 bed sudah terisi penuh,“ kata Baning, Sabtu (10/7/2021).

Baning mengatakan, penambahan harian kasus Covid-19 di Kulonprogo sangat tinggi, sebesar 431 kasus, sehingga total selama pandemi 10.903 kasus. Hal ini disebabkan penularan tinggi, sama seperti kabupaten dan provinsi lainnya. (*)