Rabu, 14 Apr 2021,


pramuka-dibekali-kemampuan-administrasiPembukaan kursus KPDA MAN 5 Sleman. (istimewa)


Siaran Pers
Pramuka Dibekali Kemampuan Administrasi

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN – Sebanyak 17 orang Pramuka Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Sleman mengikuti kegiatan Kursus Pengelolaan Dewan Ambalan (KPDA). Kegiatan ini berlangsung Senin-Kamis (15-18/2/2021) di Ruang AVA madrasah setempat.


Materi yang diajarkan antara lain pengenalan Pramuka dan tata adat, administrasi Dewan Ambalan, Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan tata upacara Pramuka.

  • Kini Kartu Anggota Pramuka Jadi ATM

  • Kamabigus MAN 5 Sleman, Aris Fu’ad, memberikan apresiasi terselenggaranya KPDA sebagai alat pembinaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega di Ambalan Nyi Ageng Serang-Pangeran Diponegoro pangkalan MAN 5 Sleman.

    Kegiatan ini penting artinya sebagai upaya meningkatkan profesionalitas, kualitas kelembagaan serta memupuk rasa persahabatan dan persaudaraan.


    “Kami berharap, semoga kegiatan ini menjadi wahana pengantar generasi muda sebagai calon pemimpin masa depan yang mampu memberikan keteladanan bagi anggota Pramuka Ambalan Nyi Ageng Serang - Pangeran Diponegoro pangkalan MAN 5 Sleman,” kata Aris Fu’ad.


    Pembina Pramuka, Sumarlan, juga berharap peserta KPDA menjadi insan yang amanah, dapat dipercaya dan jadi kebanggaan orang tua.


    Kegiatan ini merupakan pendidikan dan pelatihan bagi pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang diarahkan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengelola Ambalan.

    “Semoga dengan kegiatan kursus ini, Adik-Adik Dewan Ambalan semakin terbuka wawasannya, lebih kreatif dan inovatif mengelola Dewan Ambalan. Lebih penting lagi, dapat melaksanakan satya dan dharma Pramuka,” ujarnya.

    Perwakilan peserta, Echa Anjar Saputri (XI MIPA 1) mengakui kegiatan ini sangat bermanfaat, memberikan bekal pengetahuan administrasi sehingga dapat mengelola organisasi dengan baik.

    “Menjadi seorang dewan Ambalan sama halnya menjadi seorang pemimpin yang harus tangguh dan siap dalam segala situasi. Memimpin atau dipimpin harus sudah tertanam dalam jiwa setiap anggota dewan Ambalan,” ucapnya. (*)



    SHARE

    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini