Selasa, 03 Agu 2021,


polisi-ikut-menggotong-keranda-ke-makamTempat kejadian kebakaran pertalite yang membawa korban Fadilatul. (istimewa)


nanang
Polisi Ikut Menggotong Keranda ke Makam

SHARE

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN-- Fadilatul Barokah (46) warga Desa Klapasawit Kecamatan Buluspesantren Kabupaten Kebumen yang tubuhnya terbakar 70  persen akibat terbakar pertalite, Selasa (20/1/2020) dini hari, meninggal dunia di Rumah Sakit dr Margono Sukarjo Purwokerto.


Tubuh korban terbakar ketika memindahkan pertalite dari tangki mobilnya ke sebuah wadah dengan alat sedot bahan bakar minyak. Peristiwa itu terjadi Senin (13/1/2020) sore. Korban sempat dirawat selama 8 hari di dua rumah sakit. Sebelumnya korban menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit dr Soedirman Kebumen.

  • Sleman Terdepan Jaga Keistimewaan DIY
  • Rektor UAD Gabung Jadi Penggemar Dalang Seno

  • Jenazah sudah dikebumikan pada hari yang sama,siang harinya di tempat pemakaman umum di tempat tinggalnya.

    Perwakilan dari Polsek Buluspesantren Bhabinkamtibmas Aipda Winarso bersama Kanit Binmas Bripka Kurnia datang takziah di rumah duka. Aipda Winarso  ikut menggotong keranda menuju tempat pemakaman umum.

  • Lulusan UPNVY Miliki Ciri Khusus
  • Jadi Masalah Berkepanjangan, Pengelolaan TPST Piyungan Harus Serius

  • "Kita sebelumnya ikut memadamkan api, membersihkan puing-puing kebakaran. Kita juga bertakziah ke rumah duka. Semoga korban husnul khatimah," kata Winarso, Rabu (22/1/2020).

    Korban yang juga berprofesi guru itu menggunakan waktu luangnya berdagang pertalite eceran di depan rumahnya. Korban menggunakan mobilnya untuk membeli pertalite dalam jumlah puluhan liter.

    Di rumahnya, pertalite di tangki mobilnya dipindahkan ke sebuah wadah sebelum disimpan di mesin dispenser. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini