Kamis, 21 Okt 2021,


pelajar-dan-masyarakat-mengikuti-vaksinasi-di-smk-maarif-1-watesVaksinasi untuk pelajar dan masyarakat umum di SMK Ma’arif 1, Wates, Kulonprogo, Kamis (16/9/2021). (anung marganto)


Anung Marganto
Pelajar dan Masyarakat Mengikuti Vaksinasi di SMK Maarif 1 Wates

SHARE

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Lembaga Dakwah Nahdlathul Ulama (LDNU) DIY berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan dan SMK Ma’arif Wates Kulonprogo menyelenggarakan vaksinasi untuk pelajar usia 12 tahun ke atas dan masyarakat umum. Sebanyak 1.000 vaksin diberikan kepada pelajar dan masyarakat di Aula SMKMa’arif 1 Wates Kulonprogo, Kamis (16/9/2021).


Wakil Bupati Kulonprogo Fajar Gegana, Asda 1 Setda Kulonprogo Jazil Ambar Was’an dan beberapa tokoh NU Kulonprogo hadir menyaksikan jalannya vaksinasi.


Ketua Panitia vaksinasi Covid-19 LDNU DIY, Rahmat Raharja, yang juga Kepala Sekolah SMK Ma’arif 1 Wates Kulonprogo, mengatakan pihaknya turut melakukan percepatan vaksinasi untuk masyarakat di wilayah DIY. Kulonprogo menjadi salah satu yang mendapat jatah vaksisnasi untuk pelajar dan masyarakat umum.

“Kegiatan vaksinasi ini merupakan wujud komitmen dan tanggung jawab dari LDNU DIY sebagai salah satu organisasi kemasyarakatan yang terbesar di Indonesia. Untuk itu kami ikut serta untuk menyukseskan program vaksinasi nasional Covid-19 yang menargetkan dua juta dosis vaksin per hari di bulan September. Maka kami mencoba berkolaborasi dengan semua pihak agar program ini dapat tercapai,” kata Rahmat Raharja.


Menurut Rahmat Ragharja, kegiatan ini diharapkan bisa mendorong tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok, sehingga para pelajar diharapkan segera kembali kesekolah untuk mengikuti pelajaran tatap muka (PTM) dan masyarakat segera berkarya dengan tenang.

“Kulonprogo merupakan satu daerah yang mempunyai Bandara YIA, jadi herd immunity harus segera tercapai karena banyak pendatang yang singgah di Kulonprogo. Untuk kita harus mengggenjot vaksin di Kulonprogo agar PTM segera berlangsung dan roda perekonomian segera bangkit lagi. Saya juga ingin mengingatkan, vaksin bukan kata akhir. Setelah vaksin, semua peserta tetap wajib patuh dengan protokol kesehatan,” katanya.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kulonprogo, Fajar Gegana, yang juga Wakil Bupati Kulonprogo mengingatkan, kasus Covid-19 di Kulonprogo memang mengalami tren penurunan. Namun sejauh ini kondisi Kulonprogo belum bisa dikatakan aman, lantaran kasus Covid-19 masih fluktuatif.

Fajar Gegana meminta masyarakat lebih agar selalu waspada untuk selalu melaksanakan prokes dengan tertib. Diharapkan setelah vaksin untuk mengajak teman dan saudaranya bahwa vaksin Covid-19 sangat penting dan bermanfaat.

Monggo kita mentaati anjuran pemerintah agar selalu memakai masker, menjaga jarak dan tidak bepergian jika tidak terlalu penting. Ini harus disadari dan masyarakat segera berubah supaya kondisi segera membaik,” katanya.

Fajar sangat mengapresiasi LDNU DIY yang membantu program pemerintah dalam mencapai angka 75 persen warga Kulonprogo sudah divaksin Covid-19. Selain itu, pelaksanaan vaksinasi sangat tertib, tidak terjadi kerumunan oleh peserta vaksinasi maupun yang mengantarnya.

Indah Tri Rahayu, seorang siswa SMK Ma’arif 1 Wates, mengungkapkan dirinya sangat senang dengan adanya vaksinasi Covid-19 di sekolahnya. Pelayanannya sangat bagus dan cepat.

Indah mengaku, setelah disuntik dirinya tidak merasakan efek apapun. “Vaksin ini aman bagi pelajar,” katanya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini