Pedagang Pasar Kutoarjo Minta Relokasi di Alun-alun, Seperti Tahun 1997
Hanya sementara, setelah pembangunan pasar selesai, kami akan pindah ke pasar kembali.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pasar Kutoarjo di Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo Jawa Tengah usai kebakaran hebat mengalami kelumpuhan. Pedagang terdampak kebakaran menginginkan pemerintah kabupaten memberi relokasi di Alun-alun Kutoarjo.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar (Papas) Kutoarjo, Khoirul Anam, mengatakan para pedagang terdampak kebakaran meminta relokasi di Alun-alun Kutoarjo.
"Saya mewakili sedikitnya 500 pedagang Pasar Kutoarjo meminta relokasi di alun-alun seperti tahun 1997 silam. Dengan alasan tahun 1997 yang dulu tidak ada kendala, seluruh pedagang menerima dan adil pembagian lapak dengan lapang dan tidak ada persoalan," ujarnya kepada koranbernas.id, Sabtu (17/8/2024).
Anam mengatakan jika permintaan tersebut tidak dipenuhi oleh pemkab pihaknya khawatir akan menimbulkan keresahan. "Kami minta relokasi di alun-alun kan hanya sementara, setelah pembangunan pasar selesai, kami akan pindah ke pasar kembali," sebutnya.
Disainnya sama
Ketua Papas Kutoarjo itu juga berpesan agar bangunan pasar disain nantinya sama dengan pasar sebelumnya (yang terbakar). "Pedagang harus tahu gambarnya terlebih dahulu. Kalau bisa disainnya seperti Pasar Kutoarjo yang terbakar (jangan sampai kejadian seperti itu di Baledono terjadi di sini, pasarnya menjadi sepi dan mati)," tambahnya.
Anam menilai di Pasar Baledono tempat parkir kurang representatif dan kios toko tertutup bangunan hiasan. Pihaknya tidak ingin Pasar Kutoarjo nanti modelnya seperti Pasar Kutoarjo.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan atau Dinas KUKMP, Hadi Pranoto, saat ditanya kemauan pedagang pasar Kutoarjo untuk relokasi di Alun-alun Kutoarjo, belum memberikan tanggapan. (*)