Selasa, 21 Sep 2021,


operasi-ketupat-candi-tahun-ini-sedikit-berbedaKapolres Kebumen AKBP  Rudy Cahya  Kurniawan memantau Pos Pengamanan Operasi Ketupat  Candi  2020 Tugu Lawet. (istimewa)


nanang
Operasi Ketupat Candi Tahun Ini Sedikit Berbeda

SHARE

KORANBERNAS.ID.KEBUMEN -- Operasi Ketupat Candi 2020 yang digelar Polres Kebumen tahun ini sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.


Anggota Polres Kebumen mengutamakan memberi imbauan kepada masyarakat untuk mengenakan masker di tempat umum. Ini dimaksudkan untuk memutus mata rantai penularan virus Corona atau Covid-19 saat perayaan Lebaran Idul Fitri nantinya.

  • Rela Antre Demi Gula Murah Rp 12.500 Per Kg
  • Ada Santri Bertahan di Panti, GL Zoo Beri Bantuan Sembako

  • Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan saat mengecek Pos Pengamatan Tugu Lawet Operasi  Ketupat Candi 2020, Kamis (14/5/2020), memerintahkan anggotanya tetap mengingatkan masyarakat agar mengenakan masker dan menghindari kerumunan.

    Rudy mengajak petugas piket pos pengamanan melakukan Empathy Building and Social Building (membangun empati dan membangun sosial) dengan warga sekitar pos guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 serta menguatkan stabilitas Kamtibmas sampai berakhirnya operasi.

  • Akibat Pandemi Covid-19, Penerima Bantuan Sosial Bertambah 179.856 Keluarga
  • Ketua DPRD DIY Imbau Warga Mau Bersikap Jujur

  • "Mari bersama-sama kita wujudkan Kamtibmas yang kondusif di Kebumen dengan mengedepankan kepedulian terhadap masyarakat," kata Rudy. Situasi Kamtibmas yang kondusif merupakan tugas bersama kepolisan dengan masyarakat.

    Dari hasil pantauan Posko Operasi Ketupat Candi 2020 Polres Kebumen, sampai saat ini wilayah kabupaten itu terpantau sangat kondusif. Semoga situasi ini akan terus terjaga.

    Pengamatan koranbernas.id, di beberapa tempat umum seperti Pasar Tumenggungan, pengelola pasar memasang sejumlah banner berisi pemberitahuan Pasar Tumenggungan  merupakan kawasan wajib memakai masker.

    Memang, masih ada pedagang atau penjual di pasar itu tidak mengenakan  masker. Mereka beralasan pengap atau mungkin sulit bernafas. (sol)



    SHARE



    '

    BERITA TERKAIT


    Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

    Tulis Komentar disini