Muscab Hidimu Bambanglipuro Bantul Pertama di Indonesia

Ini langkah strategis membentuk organisasi difabel di tingkat cabang, untuk memperkuat solidaritas dan advokasi hak-hak disabilitas.

Muscab Hidimu Bambanglipuro Bantul Pertama di Indonesia
Muscab Hidimu Bambanglipuro Bantul, Minggu (27/10/2024). (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (Hidimu) Cabang Bambanglipuro Kabupaten Bantul menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) di Pendopo Sekretariat MPMLH Bogem Mulyodadi Bambanglipuro, Minggu (27/10/2024).

Muscab bertema Sinergi dan Kolaborasi untuk Mewujudkan Hidimu Berkemajuan kali ini merupakan yang pertama di Indonesia.

"Musyawarah cabang ini adalah musyawarah pertama kali di Indonesia yang diselenggarakan di tingkat cabang. Kegiatan ini merupakan langkah strategis membentuk organisasi difabel di tingkat cabang, yang bertujuan untuk memperkuat solidaritas dan advokasi hak-hak penyandang disabilitas di wilayah Bantul," kata Muhammad Farid Hadiyanto SE, Sekretaris Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bantul.

Muscab yang diikuti 70 peserta itu dihadiri Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bambalipuro H Sudadi, Ketua MPKS  PDM Bantul H Abu Muchsin, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PCM Bambanglipuro, Sumarsidi, jajaran PCM Bambanglipuro, Wakil Ketua PDM Bantul H Suwardiman.

Simbolis penyerahan bantuan untuk anggota Hidimu. (istimewa)

Melalui muscab terpilih Tusiyem sebagai Ketua Cabang Bambanglipuro. Dibahas pula program-program strategis di Kapanewon Bambanglipuro serta penyerahan bantuan bagi anggota Hidimu. Acara yang berlangsung dalam suasana hangat itu dihadiri perwakilan dari berbagai kelompok difabel di Kapanewon Bambalipuro.

“Kami berharap musyawarah ini dapat menjadi pijakan untuk memperkuat kolaborasi antar anggota serta mendorong terciptanya kebijakan yang lebih berpihak kepada difabel di tingkat lokal," kata Farid.

Hidimu, lanjut dia, diharapkan akan semakin fokus memberikan sentuhan bantuan dan pemberdayaan bagi kaum difabel Bantul dengan beragam program.

“Selama ini mereka sudah kami rangkul melalui MPKS PDM Bantul. Dan dengan terbentuknya Hidimu juga akan menjadi wadah bagi mereka untuk berkumpul dan berbagi dengan sesama,” katanya. (*)