meski-ditutup-warga-tetap-bandel-buang-sampah-di-pinggir-jalan-juwiringTumpukan sampah di pinggir jalan Desa Bulan-Juwiring. Meski telah ditutup, warga tetap membuang sampah di sana. (masal gurusinga/koranbernas.id)


masal-gurusinga-2

Meski Ditutup, Warga Tetap Bandel Buang Sampah di Pinggir Jalan Juwiring


SHARE

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Tempat pembuangan sampah di pinggir Jalan Desa Bulan Wonosari Juwiring Kabupaten Klaten telah ditutup pemerintah desa setempat beberapa waktu lalu. Meski sudah ditutup, namun warga tetap saja membuang sampah di sana.

Sikap warga tersebut mengundang keprihatinan banyak pihak, seperti Camat Juwiring Herlambang Jaka Santosa, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang serta Pemerintah Desa Juwiring.


Baca Lainnya :

Camat Juwiring, Herlambang Jaka Santosa, mengatakan tumpukan sampah di tempat itu sudah berkali-kali dibersihkan dan pemdes setempat juga sudah membuat kerja sama pengambilan dengan DPU PR.

"Sudah berkali-kali dibersihkan tapi kok masih saja ada sampah di sana," kata mantan Kabag Humas itu.


Baca Lainnya :

Keprihatinan juga diungkapkan Kasi Kebersihan Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU PR, Widodo. Menurut dia, ketika bupati sampat menyinggung tumpukan sampah itu, pihaknya langsung membersihkan.

"Waktu dibersihkan pertama kali itu ada dua truk sampah yang kami buang," ujar Widodo.

Dia juga tidak habis pikir dengan sikap dan kebiasaan warga yang tetap membuang sampah di sana meski lokasi tersebut sudah ditutup beberapa waktu.

Bupati Klaten, Sri Mulyani, saat melintas kawasan itu untuk menyerahkan bantuan di Kantor Camat Juwiring beberapa waktu lalu juga merasa prihatin atas keberadaan sampah itu. Dia meminta pemerintah desa setempat dan dinas terkait untuk membersihkannya.

Keprihatinan bupati tersebut ditindaklanjuti Pemdes Juwiring dan Bidang Kebersihan dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) dengan membersihkan sampah dan menutup tempat itu.

Pengamatan dilapangan pada akhir pekan lalu, tumpukan sampah di tempat itu masih ada dan mengganggu warga yang melintas kawasan itu. Bau menyengat dan hadirnya lalat menjadi penyebab keluhan warga yang tengah melintas.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan DPU PR, Himawan, saat diinformasikan terkait masih adanya tumpukan sampah itu, menjawab akan segera membersihkannya. (eru)



SHARE
'

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini