Kios Beras Pasar Gedhe Klaten Tutup karena Sepi Pembeli
Ramainya hanya di awal saja, selanjutnya sepi bahkan sekarang sudah tutup.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kabupaten Klaten merencanakan menjual komoditas selain beras di kios beras Lantai 3 Pasar Gedhe Klaten. Langkah itu dilakukan untuk menghidupkan kembali kios beras yang beberapa bulan terakhir sepi pembeli.
Informasi yang dihimpun dari beberapa pedagang di lantai 3 Pasar Gedhe Klaten, kios beras berjumlah enam unit itu tampak ramai hanya saat awal pembukaan pada akhir tahun 2023.
"Ramainya hanya di awal saja, selanjutnya sepi bahkan sekarang sudah tutup. Memang ada satu, dua kios saja yang masih ada berasnya tapi tidak pernah buka," kata beberapa pedagang, Selasa (25/2/2025) siang.
Salah seorang penyewa kios beras, Basuki Efendy, mengatakan sudah menutup kios berasnya karena sepi.
Sedangkan Sadono selaku perwakilan Perusda Aneka Usaha yang mengelola kios beras tersebut ketika dikonfirmasi melalui telepon menyatakan benar kondisi kios beras lantai 3 Pasar Gedhe sepi pembeli.
Kenyataan berbeda
Dia merasa prihatin. Sebab, sejak dibuka November 2023, pihaknya harus rutin mengganti stok beras agar selalu fresh dan diminati masyarakat. Namun kenyataan berbeda karena dalam perjalanannya kios beras tetap sepi bahkan sudah ada beberapa penyewa yang menutup usahanya.
Ke depan, kata dia, Perusda Aneka Usaha Kabupaten Klaten berencana menjual komoditas lain selain beras agar kios tersebut ramai dikunjungi pembeli.
Kepala Pasar Gedhe Klaten, Purwadi, juga menyatakan benar sepinya kios beras tersebut. Namun, pihaknya tidak sebagai pengelola kios beras melainkan Perusda Aneka Usaha Kabupaten Klaten.
Pengamatan di lapangan, Selasa (25/2/2025) siang, enam kios beras tersebut tidak ada yang buka. Meski tutup semua, namun pada tiga kios masih ada stoknya.
Tiga kios yang masih memiliki stok beras tersebut yakni Kios Beras Kencana, Kios Beras Sumber Rejeki dan Kios Beras Menjangan Jaya. (*)