Kahitna dan Tulus Bawa Ribuan Penggemarnya ke Prambanan Jazz Festival 2024
Personel Kahitna, Yovi Widianto, berbagi cerita menarik tentang lagu Mantan Terindah.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Penampilan dua musisi ternama Indonesia, Kahitna dan Tulus, memukau pada ajang Prambanan Jazz Festival 2024 hari kedua. Grup band legendaris Kahitna membuka pertunjukan dengan sederet hits nostalgia dan lagu terbaru mereka.
Kahitna membawakan lagu-lagu ikonik seperti Andai Dia Tahu, Harus Bagaimana Lagi, Walau ke Ujung Dunia, Tak Pernah Rela dan Takkan Terganti. Mereka juga memperkenalkan single terbaru yang pertama kali dibawakan di panggung Prambanan Jazz Festival 2024.
Personel Kahitna, Yovi Widianto, berbagi cerita menarik tentang lagu Mantan Terindah. Saat proses pembuatan, banyak pihak yang awalnya tidak setuju dengan lagu tersebut. "Namun, lagu ini justru menjadi salah satu hits terbesar Kahitna," ujarnya di sela pertunjukannya, Minggu (7/7/2024).
Hedi Yunus selaku vokalis Kahitna mengumumkan rencana konser besar band ini. "17 September 2024, kami akan menggelar konser bertema 2 Tahun Menuju 40 di JCC Senayan Jakarta untuk merayakan 38 tahun perjalanan Kahitna," ujarnya.
Penampilan Tulus di Prambanan Jazz Festival 2024. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)
Setelah penampilan Kahitna, panggung diambil alih oleh Tulus. Penyanyi solo ini membuka penampilannya dengan lagu Interaksi dilanjutkan dengan hit besar Monokrom yang membuat ribuan penonton bersenandung bersama. Tulus juga membawakan lagu-lagu populer lainnya seperti Satu Kali dan Labirin.
Tulus menunjukkan kepeduliannya pada penggemar dengan turun panggung dan berinteraksi langsung dengan mereka. Ia bahkan membagikan beberapa CD yang ditandatanganinya, membuat para Teman Tulus, sebutan untuk penggemarnya, semakin histeris.
"Saya tahu banyak yang datang hari ini dari update penggemar di sosial media. Terima kasih atas dukungan luar biasa kalian," ucap Tulus di sela-sela penampilannya.
Penampilan Tulus ditutup dengan lagu Hati-Hati di Jalan, meninggalkan kesan mendalam bagi ribuan penonton. Rajawali Indonesia selaku penyelenggara Prambanan Jazz Festival 2024 menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak.
Kekuatan menyatukan
"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas antusiasme luar biasa dari para pengunjung, musisi, dan seluruh tim yang telah bekerja keras mewujudkan Prambanan Jazz Festival 2024," ujar Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia Communication.
Menurut dia, sepuluh tahun perjalanan PJF adalah bukti nyata bahwa musik memiliki kekuatan untuk menyatukan, menginspirasi dan melestarikan warisan budaya. “Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan pengalaman musik dan budaya yang tak terlupakan di tahun-tahun mendatang," katanya.
Anas juga mengungkapkan rencana untuk terus mengembangkan festival ini di masa depan. Prambanan Jazz Festival akan terus berinovasi, tidak hanya dalam hal lineup musisi, tetapi juga dalam menciptakan pengalaman yang lebih imersif bagi pengunjung.
"Kami selalu ingin PJF menjadi panggung yang mempertemukan berbagai generasi, genre musik dan elemen budaya Indonesia," tandasnya. (*)