Senin, 24 Jan 2022,


dakwah-kebangsaan-wujud-kebhinekaan-indonesiaBupati Sleman Kustini dan pengurus DPW LDII dan DPD LDII Sleman membuka Musda ke-7 di Sleman, Minggu (5/12/2021). (yvesta putu ayu/koranbernas.id)


Yvesta Putu Ayu Palupi
Dakwah Kebangsaan Wujud Kebhinekaan Indonesia

SHARE

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Sebagai negara yang memiliki keberagaman luar biasa, dakwah kebangsaan di Indonesia menjadi penting dilakukan. Dakwah ini menjadi wujud dari menjaga kebhinekaan NKRI.


"Untuk itulah LDII sepakat bahwa nomor satu adalah dakwah dengan kebangsaan, karena jika dakwah yang menyebabkan cekcok itu malah tidak pas bagi kami," ungkap Ketua DPW Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) DIY, Atus Syahbudin dalam Musyawarah Daerah (musda) ke-7 Pengurus Harian DPD LDII Kabupaten Sleman Masa Bakti 2021-2026 di Sleman, Minggu (5/12/2021).


LDII perlu ikut berperan dalam peningkatan sektor pangan dan lingkungan hidup. Peran di kedua hal ini pun menjadi bagian dari dakwah organisasi tersebut.

Sebagai lembaga dakwah, sudah menjadi tanggung jawab LDII untuk ikut mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang profesional sekaligus religius.


"Merupakan tanggung jawab kepada kita supaya SDM kami semakin baik. [LDII] di pusat sudah menggarisbawahi dakwah ini adalah mewujudkan SDM yang profesional religius profesional," paparnya.

Sementara Ketua DPD LDII Sleman, Anji Sujiman mengungkapkan, dakwah di Sleman sebagai miniatur Indonesia sangat unik. Masyarakat yang tinggal di Sleman ini terdiri dari berbagai suku, agama, ras, golongan, bahasa dan budaya dari berbagai penjuru tanah air. Karenanya perlu cara-cara baru dalam melaksanakan kegiatan dakwah jika kita tidak ingin tenggelam ke dalam stagnansi.

"Kondisi inilah yang menjadi cara pandang LDII dalam melaksanakan program dan kegiatan dakwah. Kejadian luar biasa yang dialami oleh seluruh masyarakat dunia, yakni Covid-19 menuntut cara-cara baru dalam melaksanakan kegiatan dakwah," paparnya.

Terkait musda kali ini, lanjut Anji, terpilih sejumlah pengurus LDII Sleman. Suwarjo, S.IP., M.Si terpilih menjadi ketua selama lima tahun ke depan.

Tiga jabatan Wakil Ketua dipegang H. Moch Wasdaryanto, ATT-IV, Ir. Harjanto dan H. Budi Setyo Wahono. Jainindra Setiawan, S.T. sebagai sekretaris. Jabatan Wakil Sekretaris dipegang Dody Irawan, S.E. dan Kuswantoro. Sebagai bendahara Taufik Agus Eryanto, A.Md. Wakil Bendahara dipegang Kawit Suharjo, S.Pd serta H. Agus Kurniawan, S.Hut., M.Sc.

Bupati Sleman, Kustini mengungkapkan, LDII sebagai lembaga dakwah diharapkan mendukung misi dan visi pemkab. Dengan demikan Sleman menjadi rumah bersama.

"Dengan kepemimpinan selanjutnya diharapkan program LDII bisa dikerjasamakan untuk membangun Sleman," imbuhnya. (*)



SHARE



'

BERITA TERKAIT


Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini