Rabu, 02 Des 2020,


bunga-bangkai-mekar-di-bantul-sempat-dikerubuti-lalatBunga bangkai tumbuh dan mekar di pekarangan milik warga di Kampung Klodran Kecamatan Bantul. (sariyati wijaya/koranbernas.id)


Sariyati Wijaya

Bunga Bangkai Mekar di Bantul, Sempat Dikerubuti Lalat


SHARE

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Bunga bangkai spesies Genus amorphophallus ditemukan tumbuh dan mekar di pekarangan milik pasangan suami istri Rubiyanto-Wijiyanti  di Kampung Klodran RT 01 Pedukuhan Ngringinan Desa Palbapang Kecamatan Bantul. Bunga tersebut tampak  indah dengan warga dominan merah maron.

Saat koranbernas.id mengunjungi lokasi, Rabu (18/11/2020) sore, terlihat bunga  ini  memiliki tinggi 25 sentimeter dan diameter sekitar 15 sentimeter. Untuk menjaga agar bunga tidak rusak dithothol ayam, pemilik menutupinya dengan kurungan bambu.


Baca Lainnya :

    “Jadi awalnya saya menyapu pekarangan pada Jumat (13/11/2020) menemukan kuncup warna hijau. Saat itu saya tidak memperhatikan lagi, baru pada Minggu (15/11/2020) bunga tersebut mekar, difoto anak saya dan dibagikan ke grup warga. Banyak yang tahu,” kata Wijiyanti.

    Bunga tersebut saat awal-awal mekar mengeluarkan bau menyengat seperti bangkai. Kemudian selama  dua hari bunganya dikerubuti lalat. “Sekarang bau dan lalatnya berkurang,” katanya.


    Baca Lainnya :

      Dirinya mengaku tidak tahu darimana bunga tersebut berasal, langsung tumbuh dan mekar. Awalnya di tempat tersebut sudah lama ditanami sejenis suweg namun dirinya tidak tahu ada kaitannya atau tidak dengan tumbuhnya bunga tersebut.

      Eri Sasongko selaku Kaur Umum  Desa Palbapang Kecamatan Bantul mengatakan dirinya mengetahui ada bunga jenis itu saat melihat postingan grup serta status pemilik rumah. “Saya kemudian mengecek kebenarannya pada hari ini,” katanya.

      Menurut Eri, selama dirinya tinggal di Palbapang sejak lahir hingga berusia 28 tahun, baru pertama kali melihat bunga  seperti itu.

      “Sebelumnya saya belum pernah melihat secara langsung. Paling lewat gambar atau berita di TV dan biasanya banyak di wilayah Sumatera,” katanya. (*)



      SHARE
      '

      BERITA TERKAIT

      Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

      Tulis Komentar disini