pusat-riset-interdispiliner-harus-dirintisKetua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir disela ground breaking Research and Innovation Center UMY di kampus setempat, Selasa (30/7/2019).(yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)


yvesta

Pusat Riset Interdispiliner Harus Dirintis

SHARE

KORANBERNAS.ID -- Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) harus mampu merintis pusat riset interdispiliner. Sebab selama ini meski banyak pusat riset di PTM, belum banyak yang memiliki riset lintas ilmu.

"Di berbagai PTM (pusat riset) sudah cukup bagus. Tapi pusat riset yang interdispliner ini baru dirintis," ujar Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir disela ground breaking  Research and Innovation Center Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di kampus setempat, Selasa (30/7/2019).


Baca Lainnya :

Menurut Haedar, diharapkan pembangunan pusat riset dan inovasi di UMY yang menghabiskan dana RP 120 Miliar akan jadi rintisan pengembangan riset berbagai disiplin ilmu. Mulai dari pengembangan bioteknologi, halal center, kebencanaan, tata kota dan lainnya.

Misalnya riset kebencanaan, riset dikembangkan dari planing kota atau studi kawasan. UMY dinilai memiliki kemampuan dalam riset-riset tersebut.


Baca Lainnya :

"Harapannya nanti setelah 2 tahun gedung ini selesai, sudah siap dengan riset representatif yang akan dilakukan oleh dosen UMY, tidak hanya di bidang ilmu eksak tetapi juga sosial dan humaniora," ungkapnya.(yve)


TAGS:

SHARE

BERITA TERKAIT

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Tulis Komentar disini