atas1

Ketika Mahasiswa Thailand Kagum pada Keberagaman Indonesia

Kamis, 12 Des 2019 | 02:51:03 WIB, Dilihat 695 Kali
Penulis : Yvesta Putu Sastrosoendjojo
Redaktur

SHARE


Ketika Mahasiswa Thailand Kagum pada Keberagaman Indonesia Sejumlah mahasiswa asing asal Thailand bersama Kepala Biro Humas UCY, Ali Audah di kampus setempat, kemarin. (yvesta putu sastrosoendjojo/koranbernas.id)

Baca Juga : BPJAMSOSTEK Jogja Ikrarkan Tiga Ojo di Hari Anti Korupsi


KORANBERNAS.ID -- Keberagaman Indonesia, baik suku, agama, latar belakang dan lainnya tak hanya jadi keindahan yang dimiliki bangsa ini. Mahasiswa asing dari Thailand pun mengakui dan bahkan mengagumi kebhinekaan tersebut.

Agama dan budaya serta tradisi di Indonesia bisa saling melengkapi. Toleransi kehidupan umat beragama yang berbeda satu dengan lainnya pun jadi pembelajaran mereka yang sangat berharga.

"Selama saya berkuliah, saya banyak belajar tentang keberagaman agama dan masyarakat di Indonesia. Ini yang kadang tidak saya temui di negara saya," ungkap salah seorang mahasiswa asal Thailand yang berkuliah di Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY), Farid Samael di kampus setempat, kemarin.

Karena itulah ketika dibuka peluang untuk belajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di UCY, Farid langsung mengiyakan. Dia yang bercita-cita menjadi guru agama saat pulang kembali ke negaranya berusaha belajar tentang Islam ditengah keberagaman Indonesia.

Tak hanya itu, Farid juga kagum pada Pancasila. Sebagai dasar negara Indonesia, Pancasila dinilainya mampu menyatukan beragam perbedaan tanpa konflik.

"Saya akan bawa keberagaman Indonesia, Islam di Indonesia dan Pancasila ini untuk diajarkan pada teman-teman dan murid saya nanti saat lulus," ungkapnya.

Sementara Kepala Biro Humas UCY, Ali Audah mengungkapkan, kampus tersebut memang membuka kesempatan pada mahasiswa asing untuk belajar di kampus yang memiliki identitas keislaman dan universitas kebangsaan tersebut. Memakai nama besar HOS Cokroaminoto, pahlawan nasional tersebut menginspirasi UCY untuk membagikan nilai-nilai ke-Islam-an sekaligus ke-Indonesia-an pada generasi muda, termasuk dari negara lain.

"Ada sekitar 50 mahasiswa asing yang berkuliah di UCY dan tersebar di sejumlah fakultas. Ini menandakan UCY dipercaya untuk mendidik generasi muda dari berbagai negara," jelasnya.

Memiliki keunggulan identitas keislaman dan universitas kebangsaan, lanjut Ali, UCY tidak hanya mendidik mahasiswanya memiliki kompetensi di bidang akademik, pendidikan karakter juga jadi perhatian utama kampus. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan memiliki bekal karakter ke-Indonesiaan sekaligus kompeten dalam bersaing di era Revolusi Industri 4.0.



Rabu, 11 Des 2019, 02:51:03 WIB Oleh : warjono 249 View
BPJAMSOSTEK Jogja Ikrarkan Tiga Ojo di Hari Anti Korupsi
Rabu, 11 Des 2019, 02:51:03 WIB Oleh : Arie Giyarto 407 View
Masih Banyak Orang Cari Jamu Jokowi di Pasar Ini
Rabu, 11 Des 2019, 02:51:03 WIB Oleh : Sholihul Hadi 215 View
Desa Belum Bisa Nikmati Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor

Tuliskan Komentar